Unduh Aplikasi

Kehabisan Stok Air Tawar, Kapal Asing dari China Kembali Minta Izin Sandar

Kehabisan Stok Air Tawar, Kapal Asing dari China Kembali Minta Izin Sandar
Kapal pengangkut Tiang Pancang dan CPO sedang bersandar di Pelabuhan Calang. Foto diambil, Selasa (17/12/2019). Foto: AJNN/Suar

ACEH JAYA - Pihak keagenan kapal MV. New Lucky Il berbendera Majuro dengan nomor voyage CA2011 dari pelabuhan Fuzhou, Mawei, China kembali melayangkan surat permohonan izin bersandar kepada pihak Syahbandar, Rabu (8/4).

Surat Permohonan Sandar untuk suplai air tawar dengan nomor: 063/TRL-CLG/IV/2020 yang ditujukan kepada kepala Kantor UPP Calang pada tanggal 7 April 2020 itu agar kapal dapat melakukan pengisian air tawar dikarenakan persediaan air di atas kapal tidak mencukupi lagi untuk kebutuhan harian kru kapal.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Eddy Nur selaku Kepala Cabang PT. Tirta Radja Lines yang tembusannya disampaikan juga kepada Bupati Aceh Jaya berjanji jika pihaknya selaku Agent atas kapal MV. New Lucky Il tidak akan melakukan kegiatan pembongkaran dan kru kapal tidak akan turun dari kapal sebelum ada persetujuan dari pihak terkait untuk menghindari kekhawatiran masyarakat dari wabah virus Covid-19.

Baca: Syahbandar Akhirnya Larang Kapal China Bersandar di Pelabuhan Calang

Sementara itu, Syahbandar Pelabuhan Calang, melalui Pejabat Pembuat Komitmen Pelabuhan Calang, Azwana Amru Harahap, membenarkan pihaknya sudah menerima permohonan sandar kapal untuk suplai air tawar dari pihak keagenan kapal.

"Suratnya sudah kita terima, namun kita juga belum bisa ambil keputusan karena harus disampaikan dulu kepimpinan serta koordinasi lagi dengan pihak Pemkab," terang Amru.

Katanya, selain kehabisan air tawar, stok pangan mereka juga sudah menipis. Apalagi mereka sudah hampir sebulan di dalam kapal.

"Ya wajar stok pangan dan air tawar mereka habis, karena dari China ke sini aja udah memakan waktu 14 hari, tambah di sini lagi udah 12 hari," terang Amru.

"Ya kalau memang sudah sangat mendesak kebutuhan pangan bisa kita antar pakai boat ke kapal, tapi kalau kebutuhan air tawar tidak bisa kita antar," pungkas Amru.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...