Unduh Aplikasi

Kegiatan Bimtek Datok di Aceh Tamiang ke Bandung, Habiskan Anggaran hingga Rp 30 Juta

Kegiatan Bimtek Datok di Aceh Tamiang ke Bandung, Habiskan Anggaran hingga Rp 30 Juta
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH TAMIANG - Setiap desa di Kabupaten Aceh Tamiang yang mengirimkan peserta untuk mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) ke Bandung harus mengeluarkan biaya mencapai Rp 10 hingga Rp 30 juta.

Besaran biaya yang harus dikeluarkan tergantung berapa peserta yang dikirim mewakili desa ke Bandung. Bila satu desa yang ikut sebagai peserta yaitu kepala desanya saja, maka biaya untuk satu peserta Rp 10 juta.

Dalam bimtek tersebut maksimal peserta yang bisa ikut sebanyak tiga orang, terdiri dari kepala desa dan perangkat lainnya, MDSK dan pengurus BUMDes.

Menurut data yang diperoleh AJNN, Rabu (18/3), biaya Rp 10 juta tersebut peserta akan diberi fasilitas berupa penginapan di hotel selama tiga malam (satu kamar dua peserta), makan tiga kali plus coffe break, tas, baju seragam, ID card, alat tulis, modul, sertifikat dan kwitansi bermaterai.

Kegiatan yang diadakan oleh lembaga Pusat Kajian Potensi Indonesia (Puskapi) itu, diharapkan para peserta bisa menjadi seorang kader yang memiliki pengetahuan dalam memahami manajemen pemerintahan desa yang bertugas dalam penyelenggaraan penyusunan perencanaan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat serta pengelolaan keuangan desa yang transparan.

Baca: Bimtek Kepala Desa di Aceh Taming ke Bandung Diduga Kegiatan Pihak Kejaksaan

Bimtek tersebut memiliki empat poin tujuan umum, pertama, meningkatkan kapasitas, efektifitas dan akuntabilitas pemerintahan desa dapat lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam penyusunan rencana pembangunan desa agar terbangun (kesesuaian dan sinergi dalam pengelolaan keuangan desa menuju masyarakat desa mandiri dan sejahtera), kesepahaman di semua tingkatan dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan, serta memperkuat komitmen dan kapasitas SKPD terkait dalam bekerjasama dalam kegiatan ini.

Kedua, meningkatkan prakarsa, kesadaran atau partisipatif masyarakat desa dalam membangun desa.

Ketiga, meningkatkan sinergi program pembangunan desa antar sektor. Dan keempat, mengoptimalkan asset local desa secara emansipatis dengan mengelola dan mempertanggung jawabkan pengelolaan keuangan secara benar dan transparan dengan mekanisme yang akuntabel.

Untuk diketahui, Kabupaten Aceh Tamiang memiliki 213 desa yang tersebar dalam 12 kecamatan. Jika dihitung satu peserta saja yang mengikuti Bimtek tersebut, maka total biaya yang dikeluarkan dari ADD mencapai Rp 2.1 miliar.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...