Unduh Aplikasi

Kebun Agrowisata Buah Naga, Objek Wisata Baru di Lhokseumawe

Kebun Agrowisata Buah Naga, Objek Wisata Baru di Lhokseumawe
Petani memperlihatkan buah naga, siap di panen di Kebun agrowisata. Foto: AJNN/Sarina 

LHOKSEUMAWE - Kebun agrowisata buah naga, merupakan destinasi wisata baru yang ramai diminati pengunjung dari berbagai daerah. Wisatawan yang berkunjung bisa memetik langsung dan menikmati buah naga di tengah-tengah kebun.

Objek wisata seluas setengah hektare lebih tersebut terletak di Gampong Uteun Rayeuk (Utera), Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, dan sudah dibuka sejak lebih kurang setahun yang lalu.

Pemilik lahan atau objek wisata buah naga, Zulkifli kepada AJNN mengatakan, awal mula dirinya membuka destinasi tersebut dimodalkan oleh CSR PT Perta Arun Gas, namun saat ini dirinya sudah mampu mengelola sendiri.

“Alhamdulillah sudah berjalan setahun dan pernah memanenkan beberapa kali,” katanya kepada AJNN saat berkunjung ke kebun tersebut, Selasa (23/3).

Lanjut Jol, sapaah akrab Zulkifli, objek wisata buah naga sangat ramai diminati pengunjung, wisatawan yang datang berasal dari Banda Aceh, Bireun, dan sekitaran Kota Lhokseumawe. Paling ramai datang saat musim berbuah banyak.

“Wisatawan boleh memetik dan memakan langsung di kebun. Dan terlepas dari yang santapan cuma-cuma, jika ingin bawa pulang per kilogram Rp30 ribu,” ujar Jol.

Jol menambahkan, sekali panen jika buahnya banyak, sebulan sekali bisa menghasilkan 300 kilogram hingga 400 kilogram, namun jika buahnya sedikit, hanya puluhan kilogram saja.

“Jadi ketika panen kami tolak ke penampung dengan harga Rp25 ribu, nanti disana penampung menjualnya dengan harga Rp30 ribu atau lebih,” tuturnya.

Buah naga hasil panen dari kebunnya, biasanya dipasarkan ke Takengon, Banda Aceh, dan di Pasar Kota Lhokseumawe. Sekali panen, dirinya mampu meraup keuntungan Rp5 juta, bahkan lebih.

“Kami berharap kepada pemerintah agar memperhatikan khususnya petani di Kota Lhokseumawe, supaya bisa dibina, khususnya dari dinas pertanian sendiri,” imbuhnya.

Komentar

Loading...