Unduh Aplikasi

KEJAHATAN SEKSUAL TERHADAP ANAK

Kebanyakan Pelaku adalah Orang Dekat Korban

Kebanyakan Pelaku adalah Orang Dekat Korban
Ilustrasi. Foto: beritaegatama
ACEH UTARA - Anak-anak di Aceh Utara masih rentan terhadap kejahatan seksual. Hingga Juli, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Aceh Utara mencatat terjadi 11 kasus kekerasan seksual terhadap anak.

“Sampai saat ini, berdasarkan laporan yang masuk dan kita tangani, ada 11 kasus pelecehan seksual terhadap anak. Kasus-kasus tersebut tersebar di sejumlah wilayah di Aceh Utara,” kata Kepala BP3A Aceh Utara, Khuzaimah A Latief, kepada AJNN, Rabu (24/8).

Modusnya operasi kejahatan ini juga beragam. Khuzaimah mengatakan, dalam beberapa kasus, pelaku memanfaatkan kedekatan mereka dengan korban.

“Ada yang berstatus tetangga korban atau bahkan anggota keluarga yang masih memiliki pertalian darah dengan korban,” ungkap Khuzaimah.

BP3A juga menemukan kasus yang melibatkan tenaga pendidik sebagai pelaku. Kondisi ini, kata dia, tentu sangat memperihatinkan. Orang-orang yang dekat dengan korban harusnya bertindak sebagai pelindung, bukan malah memanfaatkan kedekatan mereka untuk menyalurkan penyimpangan seksual ini.

Di sisi lain, Khuzaimah berharap orang tua menjaga setiap anak mereka dengan baik. Termasuk dengan mengawasi anak dan tidak
membiarkan mereka sendirian di luar rumah tanpa pengawasan.

Dia juga berharap masyarakat mengambil peran untuk mengamankan lingkungan. Khuzaimah mengatakan perlu dibangun sistem keamanan sosial bersama untuk meminimalisir potensi kriminalitas, termasuk kejahatan seksual terhadap perempuan dan anak.

“Semua pihak harus terlibat, keluarga, masyarakat gampong, aparatur pemerintahan, aparatur hukum dan semua stakeholders lainnya perlu secara bersama memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Jaga mereka dari segala bentuk kejahatan seperti kekerasan dan narkoba,” kata Khuzaimah.

Komentar

Loading...