Unduh Aplikasi

Kearifan Lokal Masyarakat Identitas Kesejahteraan

Kearifan Lokal Masyarakat Identitas Kesejahteraan
Dpd
ACEH BESAR - Panglima laot Lhoknga beserta masayarakat melaksanakan Khenduri Laot. Khenduri tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kehidupan bagi para nelayan dan warga yang berdomisili dipesisir pantai. Khenduri tersebut dihadiri oleh masyarakat Lhoknga dan unsur panglima laot, beserta muspida dan muspika di Kec. Lhoknga, Aceh Besar.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), Fachrul Razi dipercaya untuk memberikan orasi politiknya dihadapan masyarakat Lhoknga dan nelayan. Dalam orasi, ia mengatakan bahwa laut adalah sumber kesejahtraan masa depan. Bila ingin menguasai dunia maka kita harus menguasai laut, sekarang semua kepentingan politik baik lokal dan nasional adalah bagaimana menjadikan laut sebagai jalan tol pendistribusian barang dan jasa untuk kesejahtraan.

"Kondisi sekarang sudah berubah, dimana kita sudah membelakangi laut dan fokus ke darat. Laut Aceh sekarang sudah tidak aman, banyak pencuri ikan dengan bebas menangkap ikan diperairan Aceh, tanpa ditindak oleh aparat penegak hukum. Penggunaan pukat harimau yang tidak terkendali, sehingga merugikan nelayan kecil. Semua kejadian tersebut terjadi akibat kita semua sudah menutup mata dan tidak peduli dengan laut dan masyarakat nya," kata Fachrul Razi dihadapan masyarakat, Sabtu (31/10).

Masyarkat yang tinggal di kawasan pantai, kata Fachrul, sudah mulai tidak melaksanakan khenduri laut sebagai bentuk syukur, identitas laut juga sedikit demi sedikit mulai memudar dalam kehidupan masyarakat Aceh.

"Masyarakat laut di Aceh, harus melakukan kampanye yang terstruktur untuk melestarika laut, pemerintah harus mengambil peran bersama dengan masyarakat. Bantuan pemerintah sangat diharapkan oleh masayarakat pesisir seperti pembuatan kelompok nelayan, penguatan struktur panglima laot dan fasilitas penangkapan ikan. Bantuan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga kearifan lokal dan kesejahtraan," jelasnya

Kedepan, tambah Fachrul, masyarakat harus melakukan perubahan pola pikir pada anak cucu, bagaimana mereka harus mencintai laut sebagai sebuah kehidupan.

"Pada zaman dulu Aceh mencapai kejayaan dilaut dengan di pimpin oleh pelaut handal dan seorang laksamana, sehingga Aceh dikenal dengan armada lautnya," imbuhnya

|FAUZUL HUSNI

Komentar

Loading...