Unduh Aplikasi

Kawanan Gajah Liar Mengamuk di Aceh Timur

Kawanan Gajah Liar Mengamuk di Aceh Timur
Kondisi kebun warga Aceh Timur yang rusak akibat gajah liar. Foto: Ist

ACEH TIMUR - Puluhan gajah liar mengobrak abrik kebun karet milik petani di Dusun Perjuangan Desa Seuneubok Bayu, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (4/10). Akibatnya sejumlah petani merasa takut untuk bercocok tanam dikawasan itu.

Salah seorang petani Jailani (50), mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat gangguan binatang berbadan besar itu.

"Ribuan batang karet dan pinang saya rata dengan tanah karena diamuk gajah liar, bahkan sampai saat ini gajah masih berada di ladang saya pak. Kami tidak berani mengusir gajah itu karena banyak dan buas," kata Jailani (50) kepada AJNN, Kamis (5/10).

Ia menungkapkan serangan gajah di kawasan itu bukan pertama kali terjadi. Serangan gajah sudah terjadi sejak belasan tahun lalu. Gajah tak hanya memakan tanaman tanaman sawit dan karet produktif, namun sejumlah pondok di perkebunan milik warga juga ikut dirusak.

"Semakin hari gajah-gajah liar itu semakin merajalela merusak tanaman para petani. Sudah bermacam cara kami lakukan untuk mengusir binatang liar tersebut, namun tak kunjung berhasil. Sebulan terakhir ini amukannya malah semakin dahsyat," ungkap Jailani.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Indra Makmu Romi Syahputra mendesak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kabupaten Aceh Timur dan Dinas Kehutanan dan Perkebunan setempat untuk segera bertindak sebelumnya jatuhnya korban jiwa.

"Kami khawatir masyarakat yang berdomisili di Seuneubok Bayu menjadi korban amukan gajah, makanya kami minta semua pihak terkait segera melakukan pengusiran gajah itu. Karena hingga sekarang gajah masih berada di kebun warga yang tidak jauh dari pemukiman warga," ujarnya.

Komentar

Loading...