Unduh Aplikasi

Kata Zaini Abdullah Soal Pencegahan Korupsi di Aceh

Kata Zaini Abdullah Soal Pencegahan Korupsi di Aceh
Gubernur Aceh Zaini Abdullah.
BANDA ACEH – Abu Doto—sapaan Zaini Abdullah--Gubernur Aceh saat ini mengatakan, di Aceh perlu adanya iktikad baik menyangkut pemberantasan korupsi. Karena menurutnya, korupsi sudah seperti penyakit kronis, dan menjadi momok di kehidupan saat ini dan akan datang.

"(Korupsi) sudah menjadi suatu kebiasaan yang dianggap benar. Dan kalau kita tidak sama-sama memasangkan niat yang benar, maka korupsi ini akan terus terjadi," kata Zaini yang juga bekas dokter itu.

Anggapan sebagian orang, kata ABu Doto, praktik korupsi seperti sudah membudaya di kehidupan. Karenanya, Doto Zaini mengatakan Pemerintah Aceh terus berupaya komitmen mengikis istilah membudaya ini. Doto Zaini dalam kapasitasnya sebagai gubernur Aceh, misalnya dalam proses penganggaran menekankan agar anggaran yang ada, dapat mengakomodasi kepentingan publik. Dan penganggarannya tanpa ada pengaruh intervensi.

Di bidang pengadaan barang dan jasa, tambah Abu Doto, juga terus dilakukan perbaikan sistem. Karena biasanya bidang ini kerap menjadi lahan korupsi bagi penyelenggara negara yang tidak bertanggung jawab.

“Pelayanan publik juga harus menjadi fokus utama, agar masyarakat menerima pelayanan secara cepat, terpadu dan terbuka,” kata Abu Doto.

Implementasinya, kata Abu Doto, sangat tergantung sumber daya manusianya. Sehingga nilai integritas harus dimiliki oleh setiap aparatur atau penyelenggara negara.

“Integritas ini berkaitan dengan moral seseorang. Dan sinergitas memberantas korupsi ini juga harus menjadi tanggung jawab bersama,” tambah Abu Doto usai membuka Rapat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan dan Pendidikan Korupsi Terintegrasi di Aceh bersama KPK dan seluruh kepala daerah serta ketua DPRK se-Aceh.

Komentar

Loading...