Unduh Aplikasi

Kata Pemko Lhokseumawe Soal Penggusuran 35 Rumah di Gampong Jawa Lama

Kata Pemko Lhokseumawe Soal Penggusuran 35 Rumah di Gampong Jawa Lama
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe akan berdiskusi ulang dengan DPRK setempat soal kompensasi atau bantuan sosial terhadap warga Gampong Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, setelah digusur nanti.

“Jadi kita ada rencana pembangunan jalan, lahannya harus dibersihkan dulu. Namun, ada penduduk yang tinggal di sana harus pindah,” kata Asisten I Setdako Lhokseumawe, T Mohtar Said, Kamis (3/9) usai mengikuti rapat di Gedung DPRK Lhokseumawe.

Baca: Dewan Panggil Pemko Lhokseumawe Soal Penggusuran 35 Rumah di Gampong Jawa Lama

Untuk memindahkan masyarakat itu, sambung Mohtar, pihaknya lebih dulu melihat persoalannya, apakah warga itu tinggal di tanah sendiri atau ditanah milik negara. Dan bangunan apa saja yang diberikan kompensasi agar mereka bisa pindah.

“Yang menjadi masalahnya, setelah diploting anggaran kompensasi senilai Rp 150 juta, ternyata ada sebagian warga yang belum puas. Padahal kita sudah melihat dasar persoalan, mereka sudah tinggal di tanah negara, ketika disuruh pindah malah minta bayar, ini tidak adil,” ujarnya.

Sambung Mohtar, jika ada warga yang belum menerima nilainya, pihaknya akan melakukan diskusi ulang dengan DPRK Lhokseumawe. Jikapun anggaran ditambah, dari mana diambil uang itu diambil, karena tidak bisa asal comot.

“Pembangunan ini untuk kepentingan bersama, karena itu ketidakpuasan dapat menghalangi pekerjaan proyek nasional itu, dan ini akan merugikan kita semua,” tuturnya.

Komentar

Loading...