Kata Keuchik Mon Mata Terkait BLT untuk Warga Yang Belum Divaksin

Kata Keuchik Mon Mata Terkait BLT untuk Warga Yang Belum Divaksin
Ilustrasi vaksin Covid-19. Foto: Net.

ACEH JAYA - Keuchik Gampong Mon Mata, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya menanggapi terkait penundaan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) terhadap 8 orang warga desa setempat karena belum melakukan vaksin Covid-19, Rabu (18/8).

"Saya telah minta kepada 8 warga yang belum mendapatkan bantuan tersebut untuk datang memeriksa kondisi kesehatan, jika memang baru pulih dari malaria nanti kita konsultasi dengan dokter apakah bisa atau tidak ikut vaksin," kata Keuchik Mon Mata, Isvandi.

Baca: Tak Diberikan BLT Gegara Belum Vaksin, Warga Mon Mata Protes

“Jadi setelah kita periksa kesehatannya dan konsultasi dengan dokter baru kita bisa ambil keputusan, dan jika memang dokter melarang untuk divaksin baru kita akan salurkan kembali BLT nya," tambah Isvandi.

Pihaknya juga mengaku serba salah terkait penyaluran BLT. Katanya, jika pihaknya tetap memaksa untuk menyalurkan BLT kepada warga yang belum divaksin pasti jadi sorotan bagi warga yang sudah mengikuti vaksin.

"Sebelumnya banyak masyarakat mau mengikuti vaksin karena beredar informasi jika yang belum divaksin tidak bisa mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah, sehingga banyak masyarakat melakukan vaksinasi dengan sendirinya," ungkap Isvandi.

Oleh sebab itu, untuk menghindari polemik ditengah masyarakat lainnya yang telah melakukan vaksin, pihaknya akan meminta kembali untuk diperiksa kesehatannya bagi yang belum mengikuti vaksin, jika memang tidak memenuhi syarat untuk divaksin maka BLT tersebut akan segera disalurkan kembali.

"Jadi kalau dibilang saya tidak memberikan BLT itu tidak benar, yang benar itu saya pending. Saya sarankan kepada warga yang ingin menaikkan berita ke media mohon konfirmasi dulu kebenarannya, apa yang sudah diberitakan dalam media tolong dipertanggung jawabkan," pungkasnya.

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini