Unduh Aplikasi

Kata Camat Paya Bakong Soal Puluhan Rumah Terancam Ambruk

Kata Camat Paya Bakong Soal Puluhan Rumah Terancam Ambruk
Foto: Ist

ACEH UTARA – Camat Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara menanggapi soal puluhan rumah yang terancam ambruk ke sungai di Gampong Blang Gunci.

“Kejadian itu sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun, sebelumnya pemerintah daerah sempat mau menanganinya dengan cara memangkas sungai, akan tetapi terkendala dengan lahan, karena di perbatasan Paya Bakong dengan Tanah Luas,” kata Araman Ansari kepada AJNN, Sabtu (5/9).

Dikatakan Araman, ada dua desa yang akan terancam ambruk ke sungai jika Pemerintah Aceh Utara tidak segera menanganinya. Sebelumnya dari camat sendiri sudah menyurati Bupati Aceh Utara, bahkan intansi terkait juga sudah turun untuk meninjau lokasi tersebut.

Baca: 30 Rumah Terancam Ambruk ke Sungai di Aceh Utara

“Soal rumah yang terancam ambruk, kita tidak mungkin memindahkan lokasinya karena tidak ada lahan lagi, karena diatas juga sudah dibangun Waduk Krueng Keurto,” katanya.

Sementara, untuk pembangunan lima rumah yang kabarnya sudah ambruk di kawasan itu, camat menyebutkan kalau saat ini anggaran terkendala Covid-19.

“Kalau bukan Covid-9, tahun depan kami rencana bukan Cuma lima rumah kita bangun, bahkan lebih. Akan tetapi saat ini anggaran juga terkendala wabah corona,” jelasnya.

Pihaknya juga berharap kepada pemerintah daerah supaya langkah penanganan sementara dengan membangun tanggul.

“Akan lebih bagus dibangunkan tanggul sekitar 800 meter dengan anggaran diperkirakan kurang lebih Rp12 miliar, jika tidak sanggup, buat 300 meter saja, anggaran Rp3 M sudah mencukupi,” imbuhnya.

Camat juga berharap kepada Pemerintah Provinsi Aceh agar ikut memperhatikan, soalnya disana ada Kompi yang terancam ambruk ke sungai jika tidak segera ditangani.

“Kalau Kompi tersebut ambruk, yang malu bukan hanya Aceh Utara tapi juga Provinsi Aceh,” tuturnya.

Komentar

Loading...