Unduh Aplikasi

Kasus Tsunami Cup 2017 Kembali Mencuat

BANDA ACEH - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banda Aceh kembali melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi Aceh World Solidarity Tsunami Cup 2017. Kasus tersebut sejak 2018 sudah mulai dilakukan penyelidikan oleh Kejari Banda Aceh. Bahkan sejumlah saksi sudah pernah dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan. 

Namun setelah itu, tidak ada kabar perkembangan terkait kelanjutan kasus tersebut. Padahal publik sangat menunggu perkembangan kasus yang menelan anggaran Rp 2,5 miliar bersumber dari APBA. Memasuki tahun 2021, Kejari Banda Aceh di bawah kepemimpinan Edi Ermawan SH MH, kembali melanjutkan kasus tersebut yang sempat tersendat dua tahun lamanya.

Hal itu diketahui sesuai dengan surat panggilan terhadap Ketua PSSI Aceh yang diterima AJNN. Dalam surat itu, Ketua PSSI Aceh diminta untuk menghadap penyidik. Dalam surat itu, Ketua PSSI Aceh diminta untuk membawa dokumen-dokumen mulai dari perencanaa kegiatan hingga dengan pencarian akhir kegiatan tersebut.

Penyelidikan itu sesuai dengan surat perintah penyelidikan terbaru yang dikeluarkan Kajari Banda Aceh bernomor 01/L.1.10/Fd.1/2021. Ternyata Ketua PSSI itu sudah dua kali dilakukan pemanggilan oleh Kejari Banda Aceh. Dimana surat pertama tertanggal 19 Januari 2021, dan surat kedua tertanggal 25 Januari 2021.

Komentar

Loading...