Unduh Aplikasi

Kasus Tgk Janggot dan Bupati Aceh Barat Berakhir Damai

Kasus Tgk Janggot dan Bupati Aceh Barat Berakhir Damai
Abdullah Saleh, kuasa hukum Ramli MS bersama Tgk Jenggot dan Abdul Aziz serta Ketua MAA saat perdamaian berlangsung. Foto: AJNN/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Kisruh antara Bupati Aceh Barat, Ramli MS dengan Zahidin yang berujung saling lapor berakhir damai. Perdamaian dua pihak ini berlangsung di kantor Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat, Jumat (2/4).

Dalam perdamaian yang difasilitasioleh MAA Kabupaten Aceh Barat itu dihadiri langsung oleh Zahidin alias Tgk Jenggot, Abdul Aziz serta Bupati Aceh Barat Ramli MS diwakili kuasa hukumnya Abdullah saleh serta disaksikan oleh Kepala Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat, Ajun Kokisaris Besar Polisi Andrianto Argamuda diwakili Kepala Satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Ajun Komisaris Polisi Parmohonan Harahap.

Dalam keterangan, Zahidin--akrab disapa--Tgk Jenggot mengaku memilih jalan damai, karena menurutnya berdamai lebih baik dan sesuai dengan ajaran Islam.

Kata dia, dalam proses damai antara dia dengan Ramli MS selama ini penuh lika-liku dan proses hingga pada akhirnya kedua pihak terjalin kesepakatan damai.

"Saya memilih damai, karena ajaran Islam berdamai itu lebih baik dan indah dari pada harus ada keributan," kata Tgk Janggot.

Baca: Tgk Janggot Cabut Kuasa dari Kantor ARZ & Rekan

Dalam kesempatan itu, Zahidin juga mengaku telah mencabut laporan yang disampaikannya ke Polda Aceh, pada 8 Februari 2021 atau pada hari kejadian tersebut.

Pencabutan laporan oleh Tgk Janggot terhadap Ramli MS, atas dugaan pemukulan terhadap dirinya itu dilakukan pada 24 Maret lalu.

Tgk Janggot enggan berkomentar ketika ditanya alasan pencabutan laporan tersebut apakah benar adanya rekayasa atas peristiwa tersebut seperti pernah disampaikan beberapa rekan Teungku Jenggot.

"Yang jelas ini kita lakukan karena damai itu memang lebih baik. Dan inilah kenapa saya memilih damai dan mencabut laporan," pungkasnya.

Sememtara itu, Kuasa Hukum Ramli MS, Abdullah Saleh mengatakan dengan perdamaian itu, maka kasus hukum kedua pihak akan terhenti.

Sebab, kata dia, dengan perdamaian itu kedua pihak masing-masing mencabut laporan yang disampaikan ke polisi.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...