Unduh Aplikasi

Kasus Seragam Beratribut GAM, Pelaku Ditetapkan Wajib Lapor

Kasus Seragam Beratribut GAM, Pelaku Ditetapkan Wajib Lapor
Seragam Beratribut GAM. Foto: Facebook

ACEH UTARA - Polres Aceh Utara memeriksa sejumlah pelaku yang terlibat dalam kasus cetak seragam beratribut bendera bulan bintang dan buraq singa (simbol GAM) yang disita polisi di ruko Rizal Tailor, Kompleks Pasar Sayur Pantonlabu, Aceh Utara, kemarin.

Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji yang dikonfirmasi AJNN, Selasa, (20/12), membenarkan pihaknya sempat menahan dan memeriksa sejumlah orang terkait kasus tersebut.

"Kami sudah memeriksa pemilik usaha, mereka yang terlibat memperbanyak atau membordir seragam tersebut, termasuk juga si pemesan. Sebelumnya mereka sempat kami tahan, tapi sekarang kita kenakan wajib lapor," ujar Kapolres.

Menurut Untung, dalam pemeriksaan terungkap jika para pelaku mengaku tidak mengetahui jika tindakan membuat seragam beratribut GAM dilarang dan melanggar ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 77 tahun 2007 tentang Lambang Daerah.

"Pengakuan mereka tidak tahu jika hal tersebut dilarang. Makanya mereka menjahit seragam secara terang-terangan. Apalagi mereka hanya menerima orderan dan diongkosi," ungkapnya.

Atas berbagai pertimbangan, sambung Kapolres, pihaknya kemudian membebaskan dan hanya menetapkan status wajib lapor bagi para pelaku yang terlibat.

"Kami kedepankan pendekatan humanis. Mereka kami beri penyadaran dan pembinaan. Sekaligus menetapkan status wajib lapor kepada mereka selama tiga bulan kedepan," imbuh Kapolres.

Meskipun demikian, seluruh seragam dan atribut tersebut tetap disita oleh pihak kepolisian.

"Barang bukti tetap kami sita dan amankan. Ada seragam jadi, bahan potongan kain, atribut logo atau lambang, mesin bordir dan lain sebagainya," ujarnya.

Sebelumnya dilaporkan, aparat Polsek bersama personel Koramil 14/Tanah Jambo Aye, Aceh Utara menyita seragam dan atribut berbendera Bulan Bintang dan lambang Singa Buraq, di Rizal Tailor, yang ada di Kompleks Pasar Sayur Panton Labu pada Senin, (19/12). Dari penyitaan tersebut polisi mengamankan barang bukti 12 seragam warna hitam dan delapan pasang seragam motif loreng.

Selain itu juga diamankan 18 lembar bordiran bendera Bulan Bintang, 13 lambang buraq-singa, empat buah logo Partai Aceh serta satu unit mesin bordir. Polisi juga sempat menahan beberapa orang sebelum akhirnya dibebaskan dan ditetapkan status wajib lapor.

Komentar

Loading...