Unduh Aplikasi

Kasus Perdagangan Manusia di Lhokseumawe, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Kasus Perdagangan Manusia di Lhokseumawe, Polisi Tetapkan Dua Tersangka
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe, menetapkan dua orang tersangka dalam kasus perdagangan manusia berinisial JM dan MF.

Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) penanganan imigran etnis Rohingya Kota Lhokseumawe menangkap tiga orang diduga pelagu pelaku perdagangan manusia di kawasan Balai Latihan Kerja (BLK) Meunasah Mee, Kandang, Lhokseumawe. Ketiganya adalah JM, MF dan SS, Namun SS akhirnya dibebaskan karena tidak terbukti terlibat.

“Dua kita tetapkan sebagai tersangka, dan satu berinisial SS dibebaskan,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kasat Reskrim Iptu Yoga Prasetya kepada AJNN, Senin (16/11).

Baca: Tiga Terduga Pelaku Perdagangan Manusia di Lhokseumawe Kembali Dibekuk

Dikatakan Yoga, alasa SS dibebaskan karena tidak mengetahui maksud dari JM dan MF. Hasil introgasi SS hanya ikut-ikutan saja, apalagi dia berkeinginan untuk main-main ke Aceh.

“Jadi yang kita tetapkan tersangka itu satu perempuan dan satu laki-laki. Untuk selanjutnya, kita akan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, bagaiman proses lanjutan ke depan,” ucap Yoga.

Sebelumnya, Satuan Tugas (Satgas) penanganan imigran etnis Rohingya Kota Lhokseumawe membekuk tiga orang diduga pelaku perdagangan manusia di daerah tersebut.

Ketiga pelaku tersebut berinisial SS, jenis kelamin laki-laki, MF seorang perempuan yang bertugas sebagai penyambung lidah, JM laki-laki sebagai supir.

Komandan Kodim, 0103 Aceh Utara, Letkol Arm Oke Kristianto kepada AJNN mengatakan, ketiganya ditangkap sekitar empat hari lalu di lingkungan Balai Latihan Kerja (BLK) Meunasa Mee, Kandang, Kota Lhokseumawe, yakni tempat penampungan sementara imigran Rohingya tersebut.

 “Jadi NF melakukan gerak-gerik mencurigakan di depan BLK, dan terlihat oleh tim pengamanan. Setelah didatangi perempuan itu punya gelagat untuk kabur,” kata Dandim, Senin (9/11).

Dandim menambahkan, JM yang bertugas mengendarai mobil langsung kabur, namun pertugas terus mengejar dan berhasil ditangkap sekitar satu kilometer jarak dari lokasi BLK, pelaku ditangkap saat sedang menggantikan plat mobil.

“Setelah dua berhasil kita tangkap, ternyata ada seorang lagi berinisial SS, NF mengaku itu suaminya sedang Salat dan ternyata saat ditemukan NF menggunakan celana pendek dan sembunyi di semak-semak,” tutur Dandim.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...