Unduh Aplikasi

Kasus Pencatutan CV Operasi Payudara, Ini Penjelasan Kuasa Hukum Pemkab Aceh Jaya

Kasus Pencatutan CV Operasi Payudara, Ini Penjelasan Kuasa Hukum Pemkab Aceh Jaya
Screenshot laman LPSE Aceh Jaya. Foto: Ist

ACEH JAYA - Lebih dari satu minggu kasus pencatutan CV Operasi Payudara dilaman resmi web LPSE Aceh Jaya hingga desakan berbagai pihak untuk mengungkap pelaku yang diangkap sudah melecehkan dan mencemarkan nama daerah atas kata-kata yang tidak senonoh di web LPSE Aceh Jaya.

Kini pihak kuasa hukum Pemkab Aceh Jaya turut memberikan klarifikasi terkait kasus tersebut yang sudah membuat resah masyarakat selama ini.

"Memang kasus ini sudah dilimpahkan kepada kami untuk menindaklanjutinya, namun selama ini kami pelajari dulu duduk permasalahannya dimana, apakah masuk ke pidana UUTE atau Pencemaran nama daerah," kata Fajri Aidit, selaku Kuasa Hukum Pemkab Aceh Jaya kepada AJNN, Jumat (26/7).

Namun, pada prinsipnya pihaknya tidak ingin mempidanakan orang, jika memang kasus itu tidak ada unsur kesengajaan. Namun jika memang nanti setelah berkoordinasi dengn pihak LPSE Provinsi Aceh ada indikasi kesengajaan baru diambil langkah hukum untuk mengusut kasus tuntas kasus ini.

Baca: Penanganan Kasus CV Operasi Payudara Dinilai Lamban

"Hari Senin kami koordinasi dulu dengan pihak LPSE Aceh, karena terkait perubahan dilaman LPSE Aceh Jaya itu merupakan kewenangan pihak LPSE Aceh," jelas Fajri.

Apalagi, tambahnya, informasi terakhir yang didapat jika dilaman LPSE Aceh Jaya sudah berubah alamatnya seperti semula dan hanya saja nama VC yang belum diubah seperti semula atas nama CV Operasi Fajar.

"Jadi kasus ini pihak LPSE Aceha selaku verifikator pasti lebih tahu apakah ada unsur kesengajaan atau tidak terkait perubahanan ini, makanya besok kami akan melakukan koordinasi dulu dengan pihak LPSE Aceh," ujar Fajri.

Iklan Kriyad

Komentar

Loading...