Unduh Aplikasi

Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Banda Aceh Disidangkan

Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Banda Aceh Disidangkan
Pelaku pembunuhan satu keluarga mendengarkan dakwaan JPU. Foto; Tommy.

BANDA ACEH - Pengadilan Negeri Banda Aceh mulai menyidangkan kasus pembunuhan satu keluarga di Gampong Mulia Banda Aceh dengan terdakwa Ridwan (22) warga Aceh Jaya.

Sidang berlangsung di ruang sidang Tirta Pengadilan Negeri Banda Aceh, Selasa (26/6) yang dipimpin ketua Majelis Hakim Totok Yanuarto dan dibantu dua hakim anggota. Pada persidangan perdana itu dengan agenda membaca dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Banda Aceh yang diketuai oleh Ricky.

JPU dalam dakwaannya menyatakan Ridwan telah melakukan pembunuhan terhadap Tjie Sun alias Asun (suami), Minarni (istri), dan seorang anak berusia delapan tahun bernama Callietos NG.

Terdakwa pertama kali melakukan pembunuhan terhadap Asun yang saat itu berada di salah satu toko miliknya sementara dua korban lainnya yakni istri dan anaknya habisi di ruangan lainnya yang bersebelahan.

"Dalam melakukan aksinya itu, pelaku menghabisi nyawa ketiganya menggunakan pisau yang diambil di dapur," kata JPU Ricky.

Sebelum melakukan aksinya, korban yang merupakan majikannya sempat memarahi pelaku dengan perkataan kasar. Dimana korban menyuruh pelaku untuk mengangkat kotak/kardus yang berada diluar untuk dibawa masuk kedalam.

"Pelaku sempat memaki-maki korban saat menyuruh memasukan kardus ke dalam. Saat itulah pelaku emosi dan langsung memukul korban dengan kayu sebelum dihabisi dengan pisau," ujar Ricky.

Setelah membunuh Asun, pelaku membunuh Minarti. Bahkan, pelaku juga sempat melakukan pelecehan seksual terhadap Minarti yang saat itu sudah tidak bernyawa lagi.

"Pelaku juga berniat untuk memerkosa korban, namun niat itu tidak terlaksana," kata JPU di depan majelis hakim.

Selain membunuh, pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban berupa uang dan sepeda motor.

Atas perbuatannya, Ridwan didakwa melanggar pasal 340, 339 dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan, Senin (2/6) untuk mendengarkan keterangan saksi.

Komentar

Loading...