Unduh Aplikasi

Kasus Pembunuhan di Aceh Tamiang Gara-gara Dendam dan Cemburu

Kasus Pembunuhan di Aceh Tamiang Gara-gara Dendam dan Cemburu
Kasat Reskrim (dua dari kiri) memperlihatkan barang bukti baju milik korban yang masih bercak darah. Foto: Asrul/AJNN

ACEH TAMIANG - Polisi Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tamiang telah mengungkap motif kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Paya Udang, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Motif pembunuhan terungkap setelah Nurhadi (pelaku) ditangkap pada Rabu malam (28/10) sekitar pukul 23.00 WIB.

Tersangka Nurhadi ditangkap saat pulang ke rumahnya di Dusun Purwodadi, Kampung Sungai Kuruk II, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, setelah sempat melarikan diri usai membunuh Azwar, Selasa sore (27/10).

Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang AKP Agus Riwayanto Diputra didampingi Kapolsek Seruway Iptu Syahrial saat konferensi pers, Kamis (29/10) mengatakan, kasus pembunuhan tersebut dipicu rasa dendam dan cemburu pelaku.

Baca: Pelaku Pembunuhan di Aceh Tamiang Ditangkap Polisi

"Pelaku yang kini jadi tersangka selama ini curiga bahwa korban dengan istri tersangka pernah selingkuh hingga berhubungan badan. Tersangka juga mengetahui istrinya dengan korban memiliki hubungan dekat sebelum istrinya menikah dengan tersangka," kata Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim menjelaskan, kasus pembunuhan tersebut memang direncanai oleh pelaku, karena pelaku membawa sebilah pisau untuk mencari korban.

"Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 338 dan pasal 340 KUHPidana dengan ancaman 20 tahun penjara," ungkap Kasat Reskrim.

Dari kasus tersebut, petugas mengamanakan barang bukti berupa sepasang baju kaos dan celana bercak darah milik korban, satu unit sepeda motor Supra X 125 milik pelaku dan satu unit sepeda motor Vixion milik korban.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...