Unduh Aplikasi

Kasus Korupsi Telur Ayam, Jaksa Hadirkan Kadis Peternakan Aceh ke Persidangan

Kasus Korupsi Telur Ayam, Jaksa Hadirkan Kadis Peternakan Aceh ke Persidangan
JPU menghadirkan saksi di persidangan lanjutan korupsi telur ayam. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Aceh Besar menghadirkan Kepala Dinas (Kadis) Peternakan Aceh, Rahmandi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi telur ayam yang digelar di Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Rabu (24/6).

Sidang yang dipimpin ketua majelis Dahlan dan dua hakim anggota juga dihadiri dua terdakwa yakni Ramli Hasan serta Muhammad Nasir didampingi penasihat hukumnya masing-masing.

Selain itu, penuntut umum juga menghadirkan tujuh saksi lainnya yakni petugas honorer dan petugas harian lepas (PHL) di UPTD BTNR Saree serta pedagang yang membeli telur ayam hasil produksi dinas peternakan Aceh.

Para saksi dimintai keterangan terkait dugaan korupsi hasil penjualan telur ayam di UPTD Saree dengan kerugian negara sebesar Rp2,6 miliar.

Baca: Putusan Sela, Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Korupsi Telur Ayam

Sebelumnya, sidang dengan agenda mendengarkan saksi juga menghadirkan tujuh orang termasuk Sekretaris dinas Peternakan Aceh, Farhan, Kepala TU UPTD Alaidin, staf penjualan telur ayam 2016-2017 Murtiawati dan pedagang penyedia pakan ternak.

Dari keterangan Farhan selaku Sekdis Dinas, ditahun 2019 pernah adanya setoran ke KAS daerah hasil penjualan telur ayam tahun 2018 sebesar satu miliar lebih ini dibuktikan dari kwitansi setoran yang ditunjukkan kepasa hakim, penasihat hukum dan penuntut umum.

Menanggapi terkait pengembalian uang penjualan telur ayam tahun 2018 ke kas negara sebesar satu miliar tersebut, menurut Junaidi  kuasa hukum Muhammad Nasir secara terpisah menyebut tidak adanya unsur kerugian negara.

"Ini yang patut kita pertanyakan nantinya di persidangan selanjutnya. Dengan adanya pengembalian uang Rp 1,2 miliar itu tentu tidak ada kerugian negara yang dilakukan oleh klain kami Muhammad Nasir," pungkasnya.

Komentar

Loading...