Unduh Aplikasi

Kasus Korupsi Peralatan RSUD Pijay, Terdakwa Hanya Dituntut 1.6 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Peralatan RSUD Pijay, Terdakwa Hanya Dituntut 1.6 Tahun Penjara
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Empat terdakwa kasus korupsi Furniture Nurse Station pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya dituntut satu tahun enam bulan penjara.

Keempat terdakwa yang merugikan negara sebesar Rp 250 juta tersebut, yaitu, Fauzi, Ra’jab, Hasan Basri, dan Jailani. Keempat terdakwa tersebut berbagi tugas dalam pengadaan Furniture Nurse Station pada RSUD setempat.

Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh, Rabu (6/3), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pidie Jaya hanya menuntut keempat terdakwa satu tahun enam bulan penjara.

"Dengan berkas yang terpisah-pisah, tuntutannya sama semua untuk empat terdakwa, yaitu satu tahun enam bulan penjara, dan denda Rp 50 juta, subsidair tiga bulan," kata Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Pidie Jaya, Rifai Afandi, Kamis (7/3).

Rifai menjelaskan, keempat terdakwa secara menyakikan menurut hukum bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan subsidair JPU, melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat 1 huruf a, b ayat 2, ayat 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 bab ke I KUHP.

Baca: Tersangka Kasus Korupsi Peralatan RSUD Pidie Jaya Ternyata Caleg DPRK

Rifai juga menjelaskan beberapa faktor yang meringankan keempat terdakwa tersebut, antara lain, kerugian negara pada kasus korupsi itu sebesar Rp 250 juta telah dikembalikan, dititipkan kepada tim JPU Kejari Pidie.

Alasan lainnya, selain mempunyai tanggungan keluarga dan belum pernah dihukum, keempat terdakwa juga bersikap sopan di persidangan dan tidak berbelit-belit saat memberikan keterangan dimuka persidangan.

"Untuk sidang selanjutnya direncakan akan digelar pekan depan dengan agenda Pledoi atau pembelaan para terdakwa," sebut Rifai.

Berkaca pada kasus korupsi yang ditangani Kejari Pidie Jaya sebelumnya, tuntutan keempat terdakwa kasus korupsi Furniture Nurse Station tersebut sangat ringan jika dibandingkan kasus korupsi pengadaan Penanaman Pohon Ruang Terbuka Hijau pada Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup dan Pertamanan (KLHP) tahun anggaran 2014, dimana kerugian negara hampir sama, yakni Rp 254 juta.

Namun, ketiga terdakwa pada kasus KLHP tahun 2014 tersebut dituntut diatas enam tahun penjara, yang kemudian Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Banda Aceh memvonis ketiga terdakwa tersebut empat hingga enam tahun kurungan penjara.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...