Unduh Aplikasi

Kasus Kekerasan Wartawan di Aceh Barat, Plt Gubernur Minta Penegak Hukum Bekerja Profesional

Kasus Kekerasan Wartawan di Aceh Barat, Plt Gubernur Minta Penegak Hukum Bekerja Profesional
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Foto: AJNN/Fauzi Cut Syam

ACEH TENGAH - Kasus pengancaman dan kekerasan terhadap wartawan di Aceh Barat menjadi perhatian khusus Pemerintah Aceh.

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah meminta penegak hukum di sana untuk bekerja secara profesional dalam menangani kasus tersebut.

"Saya meminta agar penegak hukum di Aceh Barat bisa bekerja secara profesional dalam menangani kasus pengancaman dan kekerasan terhadap wartawan di sana," ujar Nova Iriansyah kepada wartawan, Selasa (21/1) usai meresmikan Kantor Samsat Aceh Tengah, di Takengon.

Nova mengingatkan bahwa Pers merupakan salah satu pilar demokrasi. Sebagai pilar demokrasi maka pekerjaan mereka harus dilindungi dan tidak boleh diganggu.

Nova Iriansyah menyarankan agar semua masalah terkait pemberitaan dan kerja wartawan, maka pihak yang merasa dirugikan oleh pembuat berita ataupun penegak hukum bisa menggunakan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan kode etik jurnalistik.

"Itu alat yang kita harus pakai untuk penyelesaian setiap persoalan terkait pemberitaan dan kerja - kerja wartawan," ujar Nova Iriansyah.

Kehadiran PLT Gubernur Aceh di Aceh Tengah dalam rangka meresmikan gudang logistik BPBD Aceh Tengah yang akan dijadikan sebagai gudang regional wilayah di kecamatan Pegasing.

Gudang logistik ini dibangun tahun 2019 dengan dana Rp 2 miliar. Selain itu Nova Iriansyah juga meresmikan kantor Bersama SAMSAT di Kampung Kute lut, Kebayakan, Aceh Tengah.

Komentar

Loading...