Unduh Aplikasi

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Banda Aceh Semakin Menurun

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Banda Aceh Semakin Menurun
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar acara Workshop dengan tema “Membangun Mekanisme Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak ( KTP/KTA)” berlangsung di Hotel Kyriad Muraya, Kamis, 15 Oktober 2020.

Acara tersebut turut hadir, Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, Ketua Komisi IV DPRK Kota Banda Aceh Tati Mutia, Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlidungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Banda Aceh Cut Azharida, Ketua Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh Rosmawardani, beserta perwakilan unsur Forkopimda lainnya.

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Zainal Arifin dalam sambutan mengatakan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Banda Aceh setiap tahunnya semakin menurun.

Berdasarkan data P3AP2KB, katanya, dalam kurun waktu tiga tahun ini tercatat sekitar 143 kasus yang terjadi tahun 2018, 137 kasus tahun 2019 dan Januari sampai dengan September turun menjadi 99 kasus, dimana kasus tertinggi masih didominasi dalam lingkup domestik dan lainnya diranah publik.

“Alhamdulillah kasus kekerasan mengalami penurunan dan kita berharap kasus seperti ini tidak terjadi lagi di Kota Banda Aceh”, jelas sosok yang akrab disapa Chek Zainal itu.

Selain itu, Wakil Wali kota Banda Aceh mengatakan, Pemko Banda Aceh sedang gencar membuat program kampung layak anak. Hal tersebut, sebagai bentuk keperdulian terhadap anak di Kota Banda Aceh serta di setiap kecamatan sudah dibentuk Balee Inong (balai perempuan).

“Kita akan terus meningkatkan kegiatan untuk meminimalisir kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kami berharap lembaga-lembaga yang sudah dibangun bisa bermanfaat dan aktif bukan hanya ketika ada acara besar saja”,ucapnya. 

Komentar

Loading...