Unduh Aplikasi

Kasus Illegal Logging di Tangse, Polda Tangkap Pelaku di Aceh Barat

Kasus Illegal Logging di Tangse, Polda Tangkap Pelaku di Aceh Barat
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Kasus pembalakan liar atau illegal logging di kawasan hutan Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Pidie ditanggani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh. Satu orang telah ditetapkan tersangka. 

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta menyebutkan tersangka berinisial HN (60), warga Tangse ditangkap di Aceh Barat berdasarkan penyelidikan dan informasi masyarakat. 

"Tersangka sebelumnya melarikan diri bersama pelaku lainnya saat personel Ditreskrimsus mengerebek lokasi pembalakan liar itu. Selanjutnya tersangka dibawa ke Polda," kata Margiyanta, Kamis (16/7).

Di lokasi pembalakan liar tersebut, kata Margiyanta, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa sejumlah kayu hasil olahan dan sejumlah alat berat serta mesin pemotong kayu. 

"Barang bukti tersebut ditemukan di lokasi dan telah kami amankan," sebutnya. 

Pengungkapan praktik penebangan pohon tampa izin di kawasan hutan Blang Pandak, Tangse itu bermula atas informasi warga. Sejumlah personel dikerahkan menuju lokasi dan menemukan sebuah pondok tempat tinggal pelaku illegal loging.

"Saat penemuan itu, kami memang tidak menemukan pelakunya. Mereka sudah duluan kabur sebelum tim tiba ke lokasi," ujarnya. 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

"Tersangka terancam pidana lima hingga 10 tahun penjara serta denda Rp2,5 miliar hingga Rp10 miliar. Tersangka diamankan di Mapolda Aceh untuk pengusutan lebih lanjut," pungkas Margiyanta.

Komentar

Loading...