Unduh Aplikasi

Kasus Gizi Buruk Marak di Aceh Barat, Plt Bupati Evaluasi Kinerja Dinas Kesehatan

Kasus Gizi Buruk Marak di Aceh Barat, Plt Bupati Evaluasi Kinerja Dinas Kesehatan
Darwati A Gani, Anggota Komisi Kesehatan DPR Aceh, bersama Hasballah. Foto: Darmansyah Muda.

ACEH BARAT - Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat, Zafrial Luthfi, terancam “dievaluasi” dari jabatannya. Sosok ini dianggap tidak mampu mengemban tugas sebagai kepala dinas, terkait dengan maraknya temuan gizi buruk di Aceh Barat.

"Kami akan evaluasi,” kata pelaksana tugas Bupati Aceh Barat Rachmad Fitri HD usai rapat paripurna penutupan pembahasan dan pengesahan Rancangan Qanun Anggaran Pendapatan Dan Belanja Kabupaten (RAPBK) yang berlangsung di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat.

Baca: Duka Hasballah, Bocah Penderita Hydrocepalus dan Gizi Buruk dari Aceh Barat

Menurut Nanda--sapaan Rachmad--evaluasi dilakukan setiap tiga bulan sekali. Tidak hanya kasus gizi buruk, pihaknya juga mendapatkan masukan dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Barat yang disampaikan dalam sidang penutupan tersebut.

“DPRK mengingatkan agar persoalan yang bergulir di publik saat ini, terutama di bidang kesehatan, tidak lagi terjadi,” kata Nanda. "Kita evaluasi. Ini bisa punishment, bukan reward.”

Kasus gizi buruk yang baru terungkap dialami oleh Hasballah. Bocah enam tahun ini menderita gizi buruk dan hydrocepalus. Namun karena keterbatasan dana, orang tuanya hanya merawat Hasballah di rumah. Sebelumnya, Agustus lalu, seorang bocah perempuan juga dinyatakan mengalami gizi buruk.

Baca: Bocah Penderita Gizi Buruk di Aceh Barat Dirujuk ke RSUZA Banda Aceh

Untuk menilai kinerja Dinas Kesehatan Aceh Barat, dia minta DPRK setempat aktif. Nanda juga mengimbau masyarakat untuk memantau program yang dilakukan pemerintah setempat, terutama di bidang kesehatan.

Komentar

Loading...