Unduh Aplikasi

Kasus Dugaan Penipuan, Zulkarnaini Bintang Laporkan Bupati Aceh Besar ke Polda

Kasus Dugaan Penipuan, Zulkarnaini Bintang Laporkan Bupati Aceh Besar ke Polda
Kuasa hukum perlihatkan bukti lapor atas dugaan penipuan Mawardi Ali ke Polda Aceh. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali dilaporkan ke Polda Aceh atas dugaan penipuan yang dilakukan sejak 2016 lalu, sebelum terlapor menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Aceh Besar pada 2017. 

Pelapor atas nama Zulkarnaini Bintang didampingi dua kuasa hukumnya Henry Yosodiningrat dan Radhitya, membuat laporan ke Sentral pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) dengan nomor laporan LP/32/II/YAN 2.5/2021/SPKT tanggal 3 Januari 2021. 

Henry, kuasa hukum Zulkarnaini mengatakan Mawardi Ali melakukan  dugaan penipuan dengan meminta sejumlah uang kepada pelapor dengan dijanjikan diberikan pekerjaan proyek baik melalui anggaran ABPN maupun APBK Aceh Besar, apabila terpilih sebagai bupati. 

"Mawardi meminta uang ke pelapor untuk kepentingan dana kampenye. Apabila terpilih terlapor akan memberikan paket pekerjaan dari anggaran APBN maupun APBK sebesar 25 persen," kata Henry dalam jumpa pers, Kamis (4/2).

Baca: Bupati Aceh Besar Digugat Soal Wanprestasi

Kliennya, kata Henry, pernah mempertanyakan janji Mawardi Ali atas paket pekerjaan yang akan diberikan. Namun, Bupati Aceh Besar itu kembali meminta pelapor menyetorkan sejumlah uang untuk kepentingan pribadinya.

"Pelapor pernah diminta uang oleh Mawardi untuk membayar hutangnya. Janji nanti akan diberikan paket pekerjaan, namun janji itu tidak ditepati lagi," sebutnya. 

Henry mengatakan total uang pelapor yang telah diberikan oleh Mawardi Ali berkisar Rp 5 miliar. Bukti-bukti penyetoran uang tersebut telah diserahkan ke pihak kepolisian. 

"Seluruh bukti atas penipuan yang dilakukan Mawardi Ali telah kita serahkan. Kami menunggu hasil penyelidikan dari penyidik kepolisian," ungkap Henry dan Radhitya, kuasa hukum Zulkarnaini Bintang. 

Komentar

Loading...