Unduh Aplikasi

Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Pangwa Ditingkat ke Tahap Penyidikan

Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Pangwa Ditingkat ke Tahap Penyidikan
Kejari Pidie Jaya bersama tim ahli melakukan uji forensik kontruksi jembatan Pangwa. Foto: IST.

PIDIE JAYA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan kasus dugaan korupsi jembatan Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, yang dibangun pada tahun 2018 lalu.

"Saat ini status kasus jembatan Pangwa ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan," kata Kajari Pidie Jaya, Mukhzan dalam konferensi pers di kantor Kejari setempat, Selasa (5/1).

Dijelaskan, pihaknya telah menurunkan tim ahli uji forensik untuk menguji kualitas material jemtan tersebut.

Mukhzan menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya segera menetapkan tersangka dalam kasus pembangunan jembatan dengan dana yang bersumber dari dana rehab rekon pasca gempa Pidie Jaya 7 Desember 2016 silam.

"Insha Allah dalam waktu dekat akan ada tersangka. Untuk saat ini dimana item kerugiannya, tidak dapat kami jelaskan dulu, nanti setelah penetapan tersangka akan kami publish. Yang pasti ada kerugian negara pada pekerjaan kontruksi jembatan tersebut," jelasnya.

Hingga saat ini, Kejari Pidie Jaya telah mememeriksa 25 orang saksi pada proyek jembatan dengan anggaran Rp 11.217.350.000 setelah andendum.

"Tersangkannya nanti sudah pasti diantara 25 orang yang telah diperiksa ini," pungkasnya.

Untuk diketahui, jembatan penghubung antara Kecamatan Trienggadeng dengan Kecamatan Meureudu itu rusak akibat gempa Pidie Jaya 7 Desember 2016. 

Pada tahun 2018 dengan dana rehab rekon dibawah tanggungjawab Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), jembatan tersebut kembali dibangun dengan nilai kontrak (sebelum andendum) Rp 10.995.440.000 yang dikerjakan oleh PT Zarnita Abadi.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...