Unduh Aplikasi

Kasus di Aceh Terus Meningkat, Direktur RSUDZA: Banyak Masyarakat Tidak Percaya Corona

Kasus di Aceh Terus Meningkat, Direktur RSUDZA: Banyak Masyarakat Tidak Percaya Corona
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUDZA) Banda Aceh, Azharuddin. Foto: AJNN/Fauzul Husni

BANDA ACEH - Kasus Covid 19 di Aceh semakin meningkat. Dari data Dinkes Aceh pada Selasa 11 Agustus 2020 tercatat 674 positif Covid 19 dengan 21 orang meninggal dunia.

Direktur RSUDZA, Azharuddin menilai salah satu penyebab penambahan kasus positif Covid-19 dikarenakan masyarakat masih tidak percaya terhadap virus corona.

"Bandingkan sebelumnya, pernah dalam dua bulan kasus Covid-19 tidak ada peningkatan dari jumlah 20 orang positif. Namun, dua bulan terakhir meningkat 570 kasus. Peningkatan itu terjadi dalam dua pekan," kata Azharuddin, Selasa (11/8).

Menurut Azharuddin, semua pihak termasuk masyarakat seharusnya bisa mengambil peran. Sebab Pemerintah tidak meminta banyak, hanya ingin warga mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker saat berada di luar rumah dan jaga jarak.

Baca: Pasien Covid-19 Aceh Bertambah 96, Total Sudah 674 Orang Terinfeksi

"Peran masyarakat menjadi penentu keberhasilan dalam mengakhiri Covid-19 di Aceh," sebut Azharuddin.

Ia juga menyebutkan saat ini gejala Covid-19 berbeda dari sebelumnya yang memiliki riwayat batuk, demam dan sakit tenggorokan. Namun, saat ini gejala Covid-19 bisa diawali dari sakit perut, diare serta tubuh merasa kelelahan saat melakukan aktivitas.

"Masyarakat juga harus pahami bahwa gejala Covid-19 berbeda dari gejala sebelumnya. Jadi masyarakat diimbau dapat berpartisipasi dalam menerapkan protokol kesehatan," ungkap Azharuddin.

Komentar

Loading...