Unduh Aplikasi

Kasus Bupati Aceh Barat Bogem Warga, Polda Aceh: Pekan Depan Sudah Ada Tersangka

Kasus Bupati Aceh Barat Bogem Warga, Polda Aceh: Pekan Depan Sudah Ada Tersangka
Direskrimum Polda Aceh Kombes Pol Sony Sanjaya. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Kepolisian Daerah Aceh akan segera menetapkan tersangka kasus penganiyaan yang terjadi di Pendopo Bupati Aceh Barat dengan korban Zahidin alias Tgk Janggot. 

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Sony Sanjaya menyebutkan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara dalam kasus penganiyaan itu. Namun, dirinya tidak menyebutkan siapa calon tersangkanya.

"Pekan depan sudah ada tersangka yang akan kita tetapkan. Siapa calon tersangkanya belum bisa kita sampaikan. Tunggu penyidik gelar perkara nanti," kata Kombes Pol Sony, Selasa (8/12).

Dalam penanganan kasus dugaan penganiayaan itu, kata Kombes Pol Sony, penyidik akan bekerja secara profesional berdasarkan bukti, keterangan saksi dan petunjuk berupa rekaman video penganiayaan maupun bukti visum.

"Kita bekerja tidak berdasarkan opini dan asumsi lainnya. Tapi berdasarkan bukti, fakta dan petunjuk yang kita kumpulkan," sebutnya. 

Baca: Datangi Polda, Forum Persaudara Keuchik Minta Kasus Bupati Aceh Barat Diusut Tuntas

Dalam kasus ini, lanjut Kombes Pol Sony, penyidik telah memeriksa lebih dari 10 saksi untuk dimintai keterangan termasuk terlapor yakni Bupati Aceh Barat, Ramli HS. 

"Saat ini tidak ada kendala, kasus ini lama dikarenakan terlapor pejabat publik sehingga harus ada persetujuan atau izin dari Presiden terlebih dahulu. Dalam proses pemeriksaan pelapor dan terlapor sangat kooperatif," sebut Sony. 

Kombes Pol Sony menyampaikan akan memberikan kebebasan terhadap penyidik untuk menetapkan tersangka dalam kasus itu. Namun, berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan. 

"Kebebasan yang dimaksud bukan seenak saja menetapkan tersangka. Tapi harus disadari fakta-fakta hukum dan bukti serta petunjuk yang dikumpulkan penyidik. Siapapun tersangkanya nanti, semua pihak harus menerimanya," ungkap Kombes Pol Sony Sanjaya. 

Sementara ketua perwakilan Forum Persaudaraan Keuchik (FPK) Aceh Barat, Sofyan Suri mengatakan akan menerima apapun putusan penyidik dalam menetapkan tersangka asal berdasarkan bukti-bukti yang kuat. 

"Kami terima siapapun yang menjadi tersangka dalam kasus ini. Kami minta agar penyidik bekerja secara profesional dan tidak tembang pilih," ungkapnya.

Komentar

Loading...