Unduh Aplikasi

Kasus Bebek Petelur Masih Tahap Penyelidikan, Polisi Masih Tunggu Audit BPK

Kasus Bebek Petelur Masih Tahap Penyelidikan, Polisi Masih Tunggu Audit BPK
Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh masih mengumpulkan bukti untuk membidik tersangka kasus dugaan korupsi bebek petelur di Aceh Tenggara.

"Kasus ini masih penyelidikan, kami sedang mengumpulkan dan cari alat bukti permulaan yang cukup untuk penetapan tersangka dalam kasus itu," kata Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta, Jumat (17/7).

Kepolisian, lanjut Margiyanta, sangat hati-hati dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka. Selain itu, pihaknya menggandeng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk mengaudit kerugian negara dari pengadaan bebek petelur tersebut.

"Masih dihitung BPK, jika ditemukan kerugian negara, penangganan perkara itu akan ditingkatkan ke tahap penyidikan serta penetapan nama tersangka," ujarnya.

Baca: Polisi Kantongi Nama Calon Tersangka Dugaan Korupsi Bebek Petelur Aceh Tenggara

Kombes Pol Margiyanta juga menambahkan pihaknya telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan atas dugaan korupsi pengadaan bebek petelur yang bersumber dari anggaran Kabupaten Aceh Tenggara 2018 dan 2019 mencapai Rp12,9 miliar.

Anggaran bersumber dari dana alokasi umum (DAU) itu digunakan untuk pengadaan 84.459 ekor bebek petelur yang dibagikan kepada 194 kelompok ternak, masing-masing 500 ekor per kelompok.

"Berapa saksi sudah kita mintai keterangan untuk melengkapi berkas penyelidikan," ucapnya.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...