Unduh Aplikasi

Kasus Aplikasi PIKA Rp 1,3 Miliar, Kejari Periksa Anak Pejabat di Abdya

Kasus Aplikasi PIKA Rp 1,3 Miliar, Kejari Periksa Anak Pejabat di Abdya
Kantor Kejari Abdya. Foto: KBA.One.

ACEH BARAT DAYA - Proyek pengadaan aplikasi sistem informasi terpadu PIKA di Aceh Barat Daya terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Proyek yang menghabiskan anggaran Rp1,3 miliar itu berada di bawah Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop).

Informasi yang didapatkan AJNN, salah satu anak pejabat di Aceh Barat Daya juga sudah diperiksa oleh kejaksaan negeri kabupaten setempat.

Selain anak pejabat, salah satu masyarakat asal Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya juga sudah diperiksa oleh Kejari terkait proyek aplikasi PIKA senilai Rp 1,3 miliar.

Saat dihubungi AJNN, Selasa (13/4), Kasi Pidsus Kejari Abdya, Riki Guswandri tidak membantah saat ditanyai terkait adanya anak pejabat yang ikut diperiksa dalam kasus proyek aplikasi PIKA.

“Sudah, sabar aja dulu,” kata Riki Guswandri, kepada AJNN melalui pesan whatsapp.

Menurut Riki Guswandri, pihaknya akan kembali menanyakan satu persatu terhadap pekerja dari PT pemenag proyek apikasi PIKA.

“Sabar, karena kita real cost, susahnya itu pekerja dari perusahan pemenang harus kita tanyai satu-satu, nah orangnya di luar sumatera semua,” tutupnya.

Baca: BPKP: Kejari Abdya Baru Minta Masukan Kasus PIKA, Belum Ada Permintaan Audit

Seperti diketahui, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menghabiskan anggaran mencapai Rp 1,3 miliar lebih untuk membuat aplikasi sistem informasi terpadu PIKA.

Dilihat dari website sirup.lkpp.go.id, Disperindagkop Abdya menggunakan anggaran tahun 2020, dengan nama paket pembangunan sistem informasi terpadu pusat industri kreatif Abdya (PIKA) yang pagu anggaran Rp. 1.350.000.000.

Dalam pengerjaan proyek tersebut, tender dimenangkan oleh PT Karya Generus Bangsa yang beralamat Centennial Tower Lt 29 Unit D-E Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 24-25 Kel Karet Semanggi Kec. Setiabudi Kota Adm. Jakarta Selatan Prop. DKI Jakarta.

Menurut informasi yang didapatkan AJNN, pengelolaan website Toko Online PIKA ditunjuk Central Creatif Industri of Abdya (CCIA) oleh Disperindagkop Abdya.

Dalam penyelidikan proyek aplikasi PIKA, Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya sudah memeriksa sejumlah saksi, baik Kadis Perindagkop Abdya, Pokja serta Ahli IT, bahkan Kejari Abdya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap PPK, PPTK, Bendahara Disperindagkop Abdya dan Rekanan proyek aplikasi PIKA juga sudah di periksa.

Komentar

Loading...