Unduh Aplikasi

Kasus 10 Ton Minyak Ilegal, Polisi akan Panggil Pemilik Truk Sekaligus Pembeli

Kasus 10 Ton Minyak Ilegal, Polisi akan Panggil Pemilik Truk Sekaligus Pembeli
Personel TNI memperlihatkan barang bukti minyak ilegal yang diduga hendak diselundupkan ke Banda Aceh. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe mengaku sudah menerima pelimbahan barang bukti 10 bahan bakar minyak (BBM) ilegal asal Aceh Timur dan sopi berinisial IW (40) yang ditangkap di Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di kawasan Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

“Kita sudah menerima pelimpahan itu dari pihak TNI kemarin, dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Indra Trinugraha Herlambang kepada AJNN, Rabu (27/2).

Kata dia, terkait saksi pihaknya baru memeriksa dua orang saksi penangkapan saja. Selain itu, pihaknya juga akan memanggil pemilik truknya sekaligus pembeli minyak tersebut.

Baca: TNI Tangkap Mobil Pengangkut 10 Ton Minyak Ilegal Asal Aceh Timur

“Kami akan memanggil pemilik truknya yang sekaligus pembeli minyak tersebut,” pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, Tim gabungan Intelrem 011 Lilawangsa dan Sataf Kodim 0103 Aceh Utara menangkap satu unit truk Colt Diesel bernomor polisi BL 8610 DB, yang mengangkut 10 ton bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Jalan Medan-Banda Aceh, kawasan Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Selasa (26/2)

Selain barang bukti 10 ton minyak olahan jenis bensin ilegal yang dimuat dalam 48 drum pada dini hari tersebut, pihaknya juga mengamankan sopir berinisial IW (40).

Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto melalui Pasi Intel Dim Kapten Lisker Malau mengungkapkan, penangkapan dilakukan lantaran adanya mobil yang mencurigakan karena bau minyak yang sangat menyengat di jalan Medan-Banda Aceh tepatnya di kawasan Desa Blang Panyang.

“Ada dua anggota kami yang sedang melintas pulang dari Bathupat menuju Lhokseumawe karena naluri yang kuat dicek dan digeledahlah mobil tersebut. Setelah digeledah truk itu berisi minyak, saat diminta dokumen sopir tidak bisa memperlihat suratnya,” katanya kepada AJNN.

Komentar

Loading...