Unduh Aplikasi

Karhutla di Aceh Barat Capai 33,5 Hektare, Polisi Periksa 10 Warga

Karhutla di Aceh Barat Capai 33,5 Hektare, Polisi Periksa 10 Warga
Kebakaran lahan gambut di Aceh Barat yang terjadi beberapa waktu yang lalu. Foto: Ist

ACEH BARAT - Hingga saat ini Kepolisian Sektor (Polsek) Bubon dibawah Resor (Polres) Aceh Barat telah memeriksa pemilik lahan dan warga atas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kecamatan setempat.

Kepala Polsek Bubon, Inspektur Polisi Satu Utra P mengatakan dalam kasus karhutla pihaknya telah memeriksa 10 orang dari tiga belas orang yang dipanggil sebagai saksi.

Dari sepuluh orang yang diperiksa, kata dia, lima orang dari Desa Seuneubok Trap dan lima orang dari Suak Pangkat. Dari hasil pemeriksaan sementara belum ada tersangka.

"Untuk tiga orang pemilik lahan belum dapat kita mintai keterangan atas lahan mereka yang terbakar lantaran mereka di Meulaboh mungkin belum bisa hadir. Yang tiga ini pemilik lahan di Seuneubok Trap," kata Ultra, kepada AJNN.

Dikatakannya, karhutla yang terjadi di Bubon terus meluas dan telah terjadi tiga titik api dengan luas kebakaran diperkirakan 33 hektare, dengan rincian 20 hektare di Seuneubok Trap, 10 hektar di Suak Pangkat dan 3,5 Hektare di Desa Peulanteu.

Menurutnya kebakaran yang terjadi Suak Pangkat dan Peulanteu, merupakan titik api awal dari Seuneubok Trap yang terjadi akibat hembusan angin lalu membakar lahan di dua desa baru, lantaran hutan dan lahan tiga desa ini terletak di satu wilayah.

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya terus berupaya melakukan pemadaman bersama TNI dari Komando Rayon Militer (Koramil) setempat.

"Kami dibantu warga memadamkannya dengan cara manual dan ember. Karena kita tidak punya alat untuk pemadaman. Apalagi BPBD tidak ada hari ini. Mungkin karena hari jumat sehingga mereka tidak datang," ungkapnya.

Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Aceh Barat
iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...