Unduh Aplikasi

Karena Kendali di Tangan Irwandi

Karena Kendali di Tangan Irwandi
Ilustrasi: Maxrest.

KEPUTUSAN Dewan Pimpinan Pusat Partai Nanggroe Aceh menetapkan Sayuti Abu Bakar sebagai calon wakil gubernur mulai ditolak. Adalah salah seorang Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA), Muhammad MTA, yang menilai penetapan itu tidak sesuai dengan dengan mekanisme partai dan AD/ART partai. 

MTA juga menganggap penunjukan Sayuti mengabaikan proses rekonsiliasi yang tengah terjadi di PNA. Seharusnya, pemilihan calon wakil gubernur itu dilakukan bersama-sama, lewat rapat pimpinan pusat, bukan sekadar diputuskan oleh Ketua Umum Irwandi Yusuf dan Sekretaris Jenderal Miswar Fuady.  

Tarik menarik kepentingan dalam penetapan calon wakil gubernur ini terlihat sejak awal. PNA, yang berkepentingan untuk menetapkan kandidat, cenderung lamban memproses nama-nama kandidat yang akan mengisi lowongan tersebut. 

Di awal, muncul nama Tengku Muharuddin. Dia adalah bekas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dan kader Partai Aceh. Nama lain adalah Muhammad MTA. Dia adalah kader PNA. Sedangkan satu nama lain adalah Muhammad Nazar, Ketua Umum Partai SIRA dan bekas wakil gubernur di masa awal kepemimpinan Irwandi. 

Belakangan muncul nama Muhammad Zaini, adik kandung Irwandi. Nama lain yang muncul adalah Sayuti Abu Bakar. Saat kedua nama itu disodorkan sebagai kandidat, hanya nama Zaini yang mencuat di permukaan. Sedangkan nama Sayuti tidak banyak didengungkan. Lantas Irwandi memutuskan Sayuti sebagai wakil gubernur. 

Ketidakpaduan ini tentu akan semakin menyulitkan proses pencarian wakil gubernur. Apalagi, PNA bukan satu-satunya partai politik yang berhak mengajukan nama kandidat. Masih ada PDIP, PDA dan PKB. Mereka juga memiliki hak yang sama seperti PNA meski secara etika, PNA lebih berhak mengajukan calon. 

Di alam demokrasi ini, tidak pantas lagi ada pemimpin partai-partai politik bersikap bak jenderal di lembaga militer. Partai politik harusnya bekerja dengan budaya demokrasi pula. Partai politik harus mengedepankan cara-cara demokratis untuk sikap. Sehingga partai politik dapat menjadi cerminan demokrasi yang sebenarnya, bukan hanya alat kekuasaan. 

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...