Unduh Aplikasi

Karena Corona, Pemerintah Abdya Tiadakan Penjualan Daging Meugang Terpusat

Karena Corona, Pemerintah Abdya Tiadakan Penjualan Daging Meugang Terpusat
Foto: Dok AJNN

ACEH BARAT DAYA - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meniadakan meugang terpusat di sejumlah lokasi yang menjadi tempat pemotongan daging selama ini di daerah berjuluk breuh sigupai itu.

Kebijakan itu tertuang dalam surat imbauan Bupati Abdya, Akmal Ibrahim nomor 450/422/2020 tertanggal 9 April 2020 tentang pelaksanaan meugang 1441 hijriah yang ditujukan kepada Camat se-Abdya.

Ketentuan tersebut diputuskan Pemerintah Abdya sebagai langkah mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

"Aktivitas pemotongan dan penjualan daging meugang puasa di Pante Krueng Beukah Gampong Keude Siblah Kecamatan Blangpidie dan di lapangan bola kaki Gampong Seuneulop Kecamatan Manggeng ditiadakan atau ditutup," kata Akmal dalam surat imbauannya yang diterima AJNN, Senin (13/4).

Akmal meminta kepada pedagang yang melakukan kegiatan pemotongan dan penjualan daging dapat dilaksanakan di lingkungan gampong masing-masing.

Kemudian, Akmal menganjurkan titik lokasi penjualan daging meugang di gampong masing-masing harus ditempat aman, bersih, dan tidak menganggu arus lalu lintas serta sesama pedagang harus jaga jarak untuk menghindari kerumunan pembeli.

"Ternak yang dipotong harus sehat dan bebas dari penyakit menular, dibuktikan dengan surat Keur Kesehatan Ternak yang dikeluarkan dinas terkait. Tidak dibenarkan memasukkan daging segar dan beku dari daerah lain selain ternak yang dipotong di Abdya," ujarnya.

Karena itu, Akmal berharap para Camat di Abdya untuk memberitahukan kepada Keuchik dan masyarakat di wilayah masing-masing. Serta juga memantau gampong yang melaksanakan pemotongan daging.

 

Komentar

Loading...