Unduh Aplikasi

Karena Corona, Calon Pengantin di Aceh Diminta Tunda Menikah

Karena Corona, Calon Pengantin di Aceh Diminta Tunda Menikah
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil) Aceh meminta para calon pengantin yang sudah mendaftar nikah pada April 2020 untuk menjadwalkan ulang tanggal pernikahannya sampai berakhirnya status darurat Covid-19.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag Aceh, Hamdan mengatakan, sesuai dengan surat edaran Menteri Agama, kebijakan ini berlaku mulai 1 hingga 21 April 2020 mendatang.

Kata Hamdan, calon pengantin bisa mendaftarkan nikah di masa darurat corona melalui website resmi simkah.kemenag.go.id. Hanya saja, untuk akad nikahnya diminta agar dilaksanakan di atas 21 April 2020.

"Bukan kami larang nikah, kami minta menunda waktunya saja, karena kami mengacu pada waktu darurat Covid-19 yang dikeluarkan Kemenag RI," kata Hamdan, Jumat, (9/4).

Kemudian, Hamdan menyampaikan, bagi calon pengantin yang sudah mendaftar nikah sebelum 1 April, maka mereka dibolehkan menjalani akad nikah dalam masa darurat Covid-19 ini. 

Hanya saja, lanjut Hamdan, mematuhi protokol keselamatan, yaitu harus dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA). Lalu, para pengunjung tidak boleh melebihi 10 orang, yang dibolehkan itu saksi, wali dan keluarga, pengantin pria, bagi penghulu diwajibkan memakai masker dan sarung tangan, begitu juga dengan para pengunjung.

"Di samping regulasi protokol kesehatan kami juga sejalan  dengan maklumat Kapolri," tutur Hamdan.

Sebelumnya, Kanwil Kemenag Aceh mencatat, terhitung sejak 30 Maret hingga 15 April 2020, sebanyak 1.937 pasangan di Aceh telah merencanakan pernikahan.

Jumlah itu sesuai dengan data pendaftaran jadwal pernikahan yang tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA) seluruh Aceh.

Komentar

Loading...