Unduh Aplikasi

Kapolresta Banda Aceh; Tolak Pemakaman Jenazah Covid-19 Bisa Dipidana

Kapolresta Banda Aceh; Tolak Pemakaman Jenazah Covid-19 Bisa Dipidana
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto. Foto; Tommy

BANDA ACEH - Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto mengingatkan kepada warga agar tidak menolak proses pemakaman jenazah pasien Covid 19 karena bisa diancam pidana penjara.

"Menghalangi jenazah yang akan dikuburkan bisa dipidana penjara sesuai pasal 178 KUHP," kata Trisno Riyanto, Jumat (19/6).

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolresta Banda Aceh menanggapi penolakan jenazah pasien covid 19 berinisial SU beberapa hari lalu oleh warga di lahan RSUZA, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar.

Baca: Sempat Terjadi Penolakan, Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di Lahan RSUDZA

Ia menyebutkan warga yang berada di areal pemakaman tidak perlu khawatir adanya jenazah pasien Covid 19 sebab penangganan terhadap jenazah sudah memiliki protokol khusus.

"Penangganan melalui prosedur ketat, jadi tidak ada alasan menolak pemakaman pasien Covid 19, terutama diwilayah hukum Polresta Banda Aceh," sebut Trisno.

Selama protokol khusus itu dilaksanakan, kata Kapolresta masyarakat tidak perlu khawatir akan tertular karena jenazah dibungkus dengan plastik agar cairan dari dalam tidak keluar.

"Selanjutnya jenazah dimasukkan ke dalam peti kayu yang tertutup rapat dibagian luar disemprotkan cairan disinfektan," kata Trisno.

Pihaknya memerintahkan kepada jajaran Polsek di wilayah hukum Polresta untuk melakukan koordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, unsur muspika untuk bersama-sama mensosialisasikan agar tidak ada lagi penolakan terhadap pemakaman pasien Covid 19.

"Saya harap warga tidak perlu risau, karena setiap apa yang telah dilakukan oleh petugas kesehatan tentunya sudah dalam keadaan aman dibawah pemantauan dari Dinas Kesehatan dan tim covid-19 Kabupaten Kota," pungkasnya.

Komentar

Loading...