Unduh Aplikasi

MOTIF DUA WARGA PEMBAWA SENPI DI LHOKSEUMAWE

Kapolres: Senjata Dipakai untuk Menagih Hutang

Kapolres: Senjata Dipakai untuk Menagih Hutang
Polisi memperlihatkan barang bukti dan pelaku di Mapolres Lhokseumawe, Jumat (1/2). Foto: AJNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE - Tiga pucuk senjata api rakitan yang dibawa oleh pria berinisial SY (30), MU (26) yang ditangkap di kawasan Gampong Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, direncanakan akan dipakai untuk menagih hutang pada salah seorang warga di kawasan Kecamatan Nisam.

Diketahui sebelumnya, Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Satu menangkap dua pria yang membawa senjata api rakitan, Jumat (1/2) sekitar 02.00 WIB, sementara dua lainnya berhasil kabur. Bersama mereka polisi juga mengamankan tiga pucuk senjata api rakitan yakni, laras panjang jenis rakitan, Pistol FN jenis Softgun, dan Pistol FN Mancis berserta 11 butir munisi AK 47.

“Jadi senjata api rakitan itu direncanakan akan dipakai untuk menagih hutang pada salah seorang warga di Kecamatan Nisam,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kabag Ops Kompol Ahzan didampingi Kapolsek Muara Satu AKP Ahmad Yani, saat konferensi pers di Mapolres setempat, Jumat (1/2).

Sambung Kabag Ops, keempat pelaku tersebut diutus untuk menagih hutang pada warga tersebut. Namun di tengah perjalanan mereka diberhentikan oleh warga yang jaga malam, ketika itu dua orang dari empat pelaku yang ada di mobil jenis Dahatsu Xenia warna putih bernomor polisi BK.1236 QW yang merupakan hasil sewaan tersebut malah kabur.

“Mereka (pelaku kabur) sudah ditetapkan menjadi buronan, dan akan terus kami lakukan pencarian,” jelas Kabag Ops.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku tersebut terancam hukuman di atas 20 tahun penjara. Sementara saat ini pihaknya masih mendalami siapa pelaku yang menyuruh.

“Kami masih dalami siapa yang menyuruh dan apakah akan kita tetapkan sebagai tersangka atau tidak, semua masih dalam proses penyelidikan,” kata Kabag Ops.

Baca: Bawa Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan, Dua Warga Diamankan Polisi

SY (30), MU (26) dua pelaku yang ditangkap kawasan Gampong Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe karena kepemilikan tiga pucuk senjata api mengaku dirinya hendak menagih hutang senilai Rp11 juta dari salah satu warga di Kecamatan Nisam.

“Iya, kami di suruh oleh kawan yang ada di Lembaga Permasyarakat di Aceh Jaya, dengan dimodalkan surat kuasa untuk menagih hutang,” kata SY kepada AJNN saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Jumat (1/2).

SY mengaku awalnya tidak mengetahui kalau diajak untuk mengancam warga itu menggunakan senjata api rakitan tersebut. Yang diketahui dirinya diajak oleh rekannya serta menyebutkan kalau lokasi yang mereka tuju akan ada uang dan tidak akan menyesal kalau dirinya ikut.

“Saya diajak, dan mereka bilang ayo ikut di sini ada uang,” ungkapnya lagi didampingi kawannya MU. 

Diketahui, SY selama ini berprofesi sebagai kuli bangunan, sementara rekannya MU, berkerja di sawah.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...