Unduh Aplikasi

IZIN BERSANDAR DI CALANG TAK DAPAT

Kapal Pembawa Tiang Pancang Berencana Pindah ke Pelabuhan Belawan

Kapal Pembawa Tiang Pancang Berencana Pindah ke Pelabuhan Belawan
Penampakan Kapal MV. New Lucky Il yang berlabuh jangkar di perairan laut Calang, Aceh Jaya. Foto: For AJNN

ACEH JAYA - Kapang asing MV. New Lucky Il berbendera Majuro dengan nomor Voyage CA2011 yang membawa ribuan ton Tiang Pancang milik PLTU Nagan Raya dari pelabuhan Fuzhou, Mawei, China hingga kini masih bertahan di Perairan Laut Calang, Aceh Jaya.

Direktur PT. Tirta Radja Lines, Cundra, selaku pihak keagenan kapal pembawa tiang pancang mengatakan mengaku pasrah terkait pelarangan bersandarnya kapal MV. New Lucky Il di Pelabuhan Calang Aceh Jaya.

"Ya mau gimana, sampai sekarang pak bupati belum mengizinkannya. Kami pun tidak bisa berbuat apa-apa lagi," kata Cundra kepada AJNN via telepon, Kamis (16/4).

Padahal, lanjutnya, semua protokol kesehatan sudah dilalui bahkan jika sudah melebihi batas karantina masa inkubasi Covid-19. 

"Totalnya kamk sudah 29 hari dari perjalanan hingga berlabuh jangkar di perairan laut Calang, jadi jika pun ada ABK yang terinfeksi Covid-19 sudah pada mati duluan, belum lagi pihak KKP Meulaboh juga sudah menyatakan kapal dan semua ABK aman," jelas Cundra.

Dirinya juga mengaku sudah kehabisan cara untuk memohon agar kapal itu bisa bersandar, namun jangan kan untuk bongkar muat, untuk suplai air tawar saja tetap tidak diizinkan.

Baca: Kehabisan Stok Air Tawar, Kapal Asing dari China Kembali Minta Izin Sandar

"Kalau untuk saat ini kami minta izin bersandar untuk suplai air tawar saja tidak bisa, apalagi bongkar muat," ujar Cundra.

Oleh sebab itu, pihaknya berencana akan balik kanan jika dalam waktu dekat ini masih belum diberikan izin bersandar.

"Ya rencana kamk ke Belawan Medan, namun itu tergantung owner juga gimana arahan selanjutnya, tapi yang jelas kami akan singgah lagi di Pelabuhan Malahayati untuk suplai air tawar dan pasokan kebutuhan pokok lainnya," ungkap Cundra.

Namun jika pihak pemerintah bersama Syahbandar memberikan izin bersandar mereka berjanji akan tetap mematuhi semua prosedur protokol kesehatan, dan semua ABK tidak akan ada yang turun dari kapal.

"Ya semoga pihak pemkab dan Syahbandar bisa mempertimbangkan kembali, dan kami janji tetap akan mengikuti protokol kesehatan sebagaimana biasanya serta berkomitmen tidak ada ABK yang turun dari kapal," pungkas Cundra.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...