Unduh Aplikasi

Kapal Asing Ingin Bersandar karena Kehabisan Air Tawar, Dewan: Jangan Kasih Izin

Kapal Asing Ingin Bersandar karena Kehabisan Air Tawar, Dewan: Jangan Kasih Izin
Wakil Ketua I DPRK Aceh Jaya, Irwanto NP. Foto: For AJNN

ACEH JAYA - Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya sepakat untuk tidak mengizinkan kapal asing dari China bersandar di Pelabuhan Calang, Aceh Jaya.

"Jangan beri izin kapal itu masuk ke daratan kita, apapun itu alasannya," kata Wakil Ketua I DPRK Aceh Jaya, Irwanto NP kepada AJNN, Rabu (8/4) sore.

Katanya, keputusan Bupati Aceh Jaya untuk tidak memberi izin kapal asing mendarat serta meminta untuk tidak adanya aktivitas bongkar muat tiang pancang di Pelabuhan Calang sudah tepat.

Mengingat, Aceh Jaya sedang menangani penyebaran wabah xorona yang penularannya begitu cepat bahkan sudah merenggut ratusan nyawa di Indonesia.

"Demi kebaikan bersama dan komitmen menjalankan surat edaran Bupati Aceh Jaya serta imbauan bersama baik provinsi maupun kabupaten untuk menunda WNA masuk Aceh Jaya itu sudah sangat tepat," jelas Irwanto, yang merupakan kader PNA Aceh Jaya itu.

Baca: Kehabisan Stok Air Tawar, Kapal Asing dari China Kembali Minta Izin Sandar

Katanya, Aceh Jaya saat ini sedang krisis, baik terutama masalah finansial dalam rangka mencegah dan penangan Covid-19.

"Semua sumber anggaran sudah diminta untuk dipangkas oleh pusat untuk tangani Covid-19 ini, jadi jangan gara-gara kapal asing itu masyarakat menambah beban lagi," tutur Irwanto.

Oleh sebab itu, pihaknya sangat mendukung kebijakan Bupati Aceh Jaya untuk menunda dulu penyandaran kapal asing di Pelabuhan Calang hingga wabah corona ini dinyatakan pulih seperti semula.

"Kami dukung, dan semoga Bupati Aceh Jaya tetap melarangnya hingga wabah corona bebas dari Negeri ini," Pungkas Irwanto.

Komentar

Loading...