Unduh Aplikasi

Kapal Asing dari China Tetap Tak Diizinkan Merapat Meski sudah Melalui Proses Pemeriksaan

Kapal Asing dari China Tetap Tak Diizinkan Merapat Meski sudah Melalui Proses Pemeriksaan
Tim KKP Meulaboh sedang melakukan pengecekan kesehatan ABK Kapal MW. NEW LUCKY II di Laut Calang. Foto: For AJNN

ACEH JAYA - Kapal Asing bernama MW. NEW LUCKY II dengan nomor voyage CA2011 dari pelabuhan Fuzhou, Mawei, China yang tiba di perairan Laut Calang sejak tanggal 28 Maret masih belum diizinkan bersandar di Pelabuhan Calang, Aceh Jaya, Rabu (8/4).

Kapal Cargo pengangkut material milik PLTU 3-4 Suak Puntong Kabupaten Nagan Raya berupa ribuan ton tiang pancang itu masih bertahan sekitar 7 mil dari daratan Calang Aceh Jaya sejak tanggal 28 Maret lalu.

Baca: Tak Diizinkan Bersandar, Kapal Asing dari China Bertahan di Laut Calang

Padahal sebanyak 18 Anak Buah Kapal (ABK) sudah diperiksa kesehatan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Meulaboh serta juga sudah melewati pemeriksaan Imigrasi dan Beacukai pada tanggal 6 April 2020 kemarin.

Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) wilayah Meulaboh, Samsul Bahri yang dihubungi AJNN, Rabu (8/4) membenarkan jika pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 18 Anak Buah Kapal (ABK) termasuk nahkoda Kapal MW. NEW LUCKY II pada Sabtu (6/4) lalu.

"Sudah kita lakukan pemeriksaan kemarin hari Sabtu, secara umum semua sehat. Bahkan semua ruangan kapal itu juga sudah disemprot disinfektan," ungkap Samsul.

Namun terkait izin sandar kapal, dirinya mengaku itu di luar kapasitas KKP Meulaboh. Pihaknya hanya bertanggungjawab untuk pemeriksaan kesehatan sesuai SOP dan itu sudah dilakukan.

Sementara itu, Syahbandar Pelabuhan Calang, melalui Pejabat Pembuat Komitmen Pelabuhan Calang, Azwana Amru Harahap saat dikonfirmasi membenarkan pihak Imigrasi, Beacukai dan KKP Meulaboh sudah melakukan pemeriksaan pada tanggal 6 Maret lalu.

"Kegiatan Tim Karantina Kesehatan Pelabuhan Meulaboh sudah melakukan pengecekan kesehatan awak kapal beserta kapal Tiang Pancang," kata Amru.

Namun pihaknya masih belum mengizinkan Kapal Asing pengangkut tiang pancang tersebut merapat ke Pelabuhan Calang. Karena sesuai dengan surat terbaru Bupati Aceh Jaya masih ditunda penyandaran kapal.

"Kita tidak izinkan dulu sesuai surat bapak bupati terbaru untuk menunda dulu penyandaran kapal dan bongkar muat tiang pancang di Pelabuhan Calang," pungkas Amru.

Komentar

Loading...