Unduh Aplikasi

Kapal Asal Malaysia Ditangkap di Perairan Aceh

Kapal Asal Malaysia Ditangkap di Perairan Aceh
Kapal asal Malaysia diamankan PSDKP Pangkalan Lampulo tiba di Banda Aceh. Foto: Tommy

BANDA ACEH - Satu Unit kapal asal Malaysia ditangkap tim Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pangkalan Lampulo Banda Aceh di wilayah perairan Selat Malaka sekitar 20 mil dari perairan Aceh Timur.

Kapal dengan ukuran 29 gross tonnage (GT) tersebut tiba di Banda Aceh, Minggu (28/1) sekira pukul 9.05 WIB di dermaga sandar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lampulo.

Kasubag Tata Usaha PSDKP Pangkalan Lampulo, Herno Ardianto menyebutkan kapal asal Malaysia dengan nama KM SLFA 4935 ditangkap karena melakukan penangkapan ikan mengunakan alat tangkap terlarang berupa Trawl dan memasuki wilayah perairan Indonesia tanpa izin.

Herno juga menyebutkan kronologis penangkapan kapal 29 GT itu bermula atas informasi bahwa ada kapal asing yang sedang melakukan aktifitas penangkapan ikan di perairan Indonesia sekira pukul 04.46 WIB, pada Rabu (24/1).

Baca: Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap di Perairan Langsa

"Saat kapal pengawasan perikanan Hiu 12 mendekat, mereka sedang menarik trawl dan langsung kami amankan," kata Herno.

Selain mengamankan kapal, pihak PDSKP juga mengamankan satu orang Nahkoda dan tiga anak buah kapal (ABK) yakni Win Su Htwe, Myo Win Aung, Soe Ming dan Moe Moe.

"Nahkoda dan ABK yang kita amankan berasal dari Myanmar. Mereka telah melanggar undang-undang 31 tahun 2004 yang diubah Undang-undang 45 tahun 2009 tentang perikanan dan selanjutnya akan dilakukan proses penyelidikan," ujarnya.

Komentar

Loading...