Unduh Aplikasi

Kanwil Iqbal Lengserkan Safrizal ke Antah Berantah

Kanwil Iqbal Lengserkan Safrizal ke Antah Berantah
Kakanwil Kemenag Aceh, Iqbal dan Mantan Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Safrizal. Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - Setelah dua kali pelantikan pejabat baru eselon III dan IV yang dilakukan Kakanwil Kemenag Aceh, Iqbal, suasana kantor di Kanwil Kemenag Aceh itu mulai tak menentu.

Informasi yang diperoleh, para ASN yang bekerja mulai kasak kusuk dan terlihat gaduh. Pasalnya, dari dua kali gelombang mutasi yang dilakukan, memperlihatkan ketidakpastian dan kejelasan. Terkesan main tebang pilih, bukan berdasarkan kinerja dan profesional kerja.

Suasana gaduh dan galau para ASN di sana terlihat dalam pantauan AJNN pada pekan terakhir ini, mengingat tidak adanya kepastian bagi pejabat yang telah dimutasi.

Seperti yang dialami Mantan Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Safrizal. Dimana, setelah pelantikan 10 Agustus 2020 lalu, hingga hari ini dia tidak mendapat penempatan dan tanpa Surat Keputusan (SK).

“Secara pribadi saya belum menerima SK tempat tugas baru, namun secara kedinasan silahkan ditanyakan langsung ke Kanwil Kemenag Aceh,” kata Safrizal, Minggu (23/8).

Saat ini, Safrizal mengaku pergi ke kantor hanya untuk absen. Selebihnya tidak bisa melakukan pekerjaan lain karena memang tidak ada amanah yang harus dikerjakan.

"Semestinya sesuai aturan, meskipun non job, saya kan di SK kan menjadi staf atau diperbantukan di satu bagian. Bukan seperti ini, mengambang tak jelas arah,” ujarnya.

“Karena tidak tahu dibagian mana penempatannya, jadi sayapun tak tahu apa yang harus saya kerjakan,” sambung Safrizal.

Dirinya juga sudah pernah mempertanyakan hal ini kepada Kabag TU Kanwil Kemenag. Namun, tidak ada jawaban pasti. Karena, Kabag TU setempat hanya mengatakan, tidak ada SK penempatannya.

Keanehan dalam mutasi di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh ini dinilai sejumlah ASN di sana sudah tidak jelas. Sebab, seseorang dengan sembarangan dicopot tanpa posisi selanjutnya, dan ada jabatan yang sengaja terkesan dibiarkan kosong setelah orang tersebut dicopot.

Ini terjadi pada jabatan sebelumnya Kasubbag Kepegawaian dan Hukum yang sebelumnya diisi oleh Idris Suteja. Dirinya kini menjadi Kasi Pontren di Kemenag Aceh Selatan.

“Sebagai ASN saya tak keberatan di tempatkan dimanapun berada, namun hendaknya itu dilakukan secara profesional, bukan sembarangan dan dadakan,” ujar Idris Suteja.

Mengenai pergantian dirinya dan keanehannya, telah disampaikan kepada Sekjen Kemenag RI di Jakarta dan beberapa tembusan ke instansi lainnya yang berwenang.

Dalam surat ke Sekjen Kemenag tersebut, Idris Suteja juga menyampaikan beberapa kejanggalan. Mulai dari surat undangan pelantikan tertanggal yang sama pada waktu pelantikan. Menurutnya hal itu diduga tidak sesuai dengan Perka BKN No 7 tahun 2017.

Ia menilai, dalam proses pelantikan selain tidak sesuai dengan Perka BKN nomor 7 tahun 2017 juga diduga melanggar KMA No 428 tahun 2015.

Sebelumnya, AJNN sudah pernah melakukan konfirmasi ke Kamenag Aceh, Iqbal terkait masih ada sejumlah posisi di kanwil yang masih kosong. Namun hingga kini pesan singkat yang dikirimkan tak kunjung dibalas.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...