Unduh Aplikasi

Kankemenag Pidie Jaya: Murid Haram Bawa Hp ke Madrasah

Kankemenag Pidie Jaya: Murid Haram Bawa Hp ke Madrasah
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie Jaya. Foto: AJNN.Net/Muksalmina

PIDIE JAYA - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pidie Jaya, berang dengan surat edaran Mandrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 10 Pidie Jaya yang meminta wali murid menyediakan laptop dan smartphone (Hp Android) bagi murid yang mengikuti simulasi ujian sistem online.

"Awalnya Ketua K3M (kelompok kerja kepala Madrasah) kabupaten dikumpulkan di provinsi untuk pelaksanaan ujian semester online, dan pihak Kanwil mengeluarkan surat yang sifatnya anjuran pelaksanaan ujian online dimaksud dengan catatan tidak memberatkan murid atau siswa, juga wali murid. Ujian dengan menggunakan fasilitas madrasah dan apabila madrasah tidak mempunyai fasilitas diminta untuk pinjampakaikan laptop guru. Intinya tidak yang sifatnya memberatkan murid," kata Plt Kepala Kankemenag Pidie Jaya, Ahmad Yani kepada AJNN via seluler, Selasa (12/11).

Ahmad Yani menegaskan, pihaknya tidak pernah menganjurkan madrasah untuk memperberat wali murid, apalagi untuk membawa Hp Android ke madrasah.

Baca: Kepala MIN 10 Pijay: Saya Tak Tahu Isi Surat Edaran itu

"Kami tidak pernah meminta dan tidak memperbolehkan apa yang dilakukan oleh MIN 10 Pidie Jaya saat ini," sebutnya.

Disamping itu, lanjut Yani, ujian sistem online tersebut juga tidak dibenarkan mengunakan smarphone android.

"Perlu saya tegaskan haram murid membawa Hp android ke madrasah," tegas Yani.

Menurut Ahmad Yani, surat yang ber Nomor B-126/MI.01.20.10/Kp.00.04/10/2019 itu ilegal. Pasalnya, surat tersebut tidak ada pemberitahuan apapun ke pihak Kankemenag Pidie Jaya.

"Kalau saya katakan, surat edaran itu surat tidak legal, sebab tidak ada tembusan ke Kankemenag," imbuh Ahmad Yani.

Komentar

Loading...