Unduh Aplikasi

Kandang Ternak Sepanjang Jalan

Kandang Ternak Sepanjang Jalan
Ilustrasi: grist

PEMERINTAH di seluruh daerah di Aceh harusnya memberikan perhatian terhadap cara masyarakat memelihara ternak. Hingga saat ini masih sangat mudah dijumpai hewan-hewan ternak, seperti sapi dan kambing berkeliaran di jalan.

Beberapa waktu lalu, di Pidie, akibat pemilik melepaskan ternaknya di luar kandang, sebuah kendaraan mengalami kecelakaan. Tiga orang yang berada dalam kendaraan itu cedera.

Tak hanya di Pidie, di Banda Aceh, dan jalan lingkar luar Ibu Kota Provinsi Aceh itu, ternak-ternak itu dibiarkan berkeliaran. Biasanya, pemilik ternak menggiring ternak mereka untuk memakan rumput yang dijumpai di sepanjang laluan.

Sebenarnya daerah-daerah ini telah memiliki qanun untuk menertibkan ternak. Namun sayang, qanun ini sering kali tidak diindahkan. Hal ini disebabkan oleh ketidaktegasan pemerintah dalam menjalankan aturan tersebut.

Para pengemudi juga kudu hati-hati dan tetap waspada. Saat berhadapan dengan hewan-hewan ini di jalan, hendaknya pengemudi, sepeda motor atau mobil, tidak panik dan tetap berada di jalur masing-masing sembari mengurangi kecepatan.

Tidak hanya membahayakan pelintas, sapi yang terus menerus mengonsumsi sampah jelas berbahaya untuk dikonsumsi. Terutama saat hewan itu mengonsumsi makanan yang mengandung logam berat. Bukan tak mungkin, logam berat yang terkandung dalam daging sapi di luar ambang batas kewajaran yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan negara.

Residu logam berat ini terdapat di semua bagian sapi. Tidak hanya di bagian hati atau usus. Mengonsumsi hewan ini tentu saja mengancam kesehatan karena dapat memicu kanker jika dilakukan dalam jangka panjang. Kandungan logam berat ini juga akan menurunkan tingkat kecerdasan, terutama pada anak-anak.

Komentar

Loading...