Unduh Aplikasi

Kalapas Rutan Kajhu: Warga Binaan Dapat Asimilasi Tidak Bebas Murni

Kalapas Rutan Kajhu: Warga Binaan Dapat Asimilasi Tidak Bebas Murni
Foto: AJNN/Indra Wijaya

BANDA ACEH - Kalapas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kajhu, Irhamuddin menyebutkan sebanyak 42 warga binaan di rutan tersebut yang mendapat asimilasi Covid-19 tidak bebas murni.

"Mereka tidak bebas murni. Warga binaan yang mendapat asimilasi Covid-19 ini tetap dipantau oleh Balai Kemasyarakat Rutan Kajhu," kata Irham kepada wartawan, Jumat (26/2/2021).

Ia mengatakan, saat warga binaan itu berada di lingkungan masyarakat, akan dipantau langsung oleh tim lapas Rutan Kelas II.

Jika kedapatan warga binaan itu melakukan tindak pidana dan meresahkan masyarakat, maka tim dari BK Lapas akan langsung mengusulkan ke Rutan untuk mencabut asimilasinya.

"Yang bersangkutan akan kami cabut hak-haknya. Baik asimilasi Covidnya, maupun hak-haknya yang lain," jelasnya.

Baca: Sudah 42 Napi di Rutan Kajhu yang Bebas Asimilasi Covid-19

Kata Irham, khusus hari ini ada 26 warga binaan yang mendapat asimilasi Covid-19. Pihaknya juga sedang menunggu revisi susulan terkait kloter berikutnya yang mendapat asimilasi.

"Kita hitung juga kalau dia sudah menyelesaikan setengah dari masa pidananya dia akan mendapat hak asimilasi sesuai dengan Permen nomor 32 tahun 2020," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan kepada warga binaan yang mendapat asimilasi COvid-19 agar tetap menjaga kelakuannya di lingkungan masyarakat.

Terkait masih ditemukannya warga binaan yang mendapat asimilasi Covid-19 namun melakukan tindak pidana lagi, ia mengatakan pihaknya akan menindak tegas hal tersebut.

"Seperti tahun lalu dari 200 warga binaan yang mendapat asimilasi, tiga orang diantaranya kembali masuk ke Rutan Kelas IIB. Kita mencabut hak mereka, karena sudah meresahkah masyarakat," pungkasnya.

Komentar

Loading...