Unduh Aplikasi

Kakanwil Kemenkum HAM Aceh Akui Banyak Petugas Nakal di Lapas Lambaro

Kakanwil Kemenkum HAM Aceh Akui Banyak Petugas Nakal di Lapas Lambaro
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, A Yuspahruddin

BANDS ACEH - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, A Yuspahruddin mengakui banyak petugas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang nakal dan tidak tertib dalam menjalankan tugas sebagai Sipir di Lapas Lambaro Aceh Besar.

Pernyataan tersebut disampaikan A Yuspahruddin terkait ditemukannya sejumlah barang bukti narkoba di Lapas tersebut.

Selain itu pihaknya juga mengatakan selama ini banyak narapidana yang dibina di Lapas sering keluar secara ilegal, keluarnya narapidana itu berkat bantuan dari petugas sipir.

"Ada juga sipir yang nakal mengeluarkan narapidana tanpa ada izin, waktu kembali barang bawaannya tidak diperiksa, sehingga sangat mudah narkoba masuk ke lapas," kata A Yuspahruddin, Senin (8/1).

Baca: Menteri Yasonna: Ada yang 'Bermain' di Rusuh Lapas Lambaro Aceh

Kejadian keluar masuk napi secara ilegal, menurut A.Yuspahruddin sudah berlangsung lama di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Banda Aceh itu.

"Kami akan terus menertibkan sejumlah petugas lapas yang dinilai tidak bekerja dengan Standar Operadion Prosedural (SOP), apalagi mengeluarkan tahanan tanpa izin," ujarnya.

Terkait adanya fasilitas mewah di salah satu kamar narapidana narkoba, pihaknya mengakui adanya pembiaran dari petugas lapas, sehingga narapidana bisa memasukkan barang-barang mewah di dalam kamar tahanan.

"Adanya fasilitas mewah adanya keterlibatan petugas lapas dan saya akui itu. Kita juga akan berikan sangsi sesuai dengan aturan," katanya.

A Yuspahruddin juga menyebutkan bahwa pihaknya sudah memerintahkan kepada Kalapas untuk membuka sekat-sekat kamar yang ada di kamar tahanan.

"Semua kamar yang disekat-sekat sudah kita bongkar, begitu juga kamar yang memiliki fasilitas mewah," katanya.

Komentar

Loading...