Unduh Aplikasi

Kakak Beradik di Bener Meriah Terseret Arus saat Melewati Jalan Yang Tiba-tiba Putus

Kakak Beradik di Bener Meriah Terseret Arus saat Melewati Jalan Yang Tiba-tiba Putus
Badan jalan alternatif yang menghubungkan Simpang Lancang - Wer Lah di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, putus total.

BENER MERIAH - Badan jalan alternatif yang menghubungkan Simpang Lancang - Wer Lah di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah putus total.

Putusnya badan jalan ini terjadi pada hari Minggu sore, 26 April 2020 pukul 07.15 WIB menjelang berbuka puasa. Akibat kejadian ini warga Pintu Rime Gayo yang merupakan kakak beradik yaitu Zam Zam Sirat (17) dan Nurul Nisa (15) terbawa arus air.

Informasi ini diperoleh AJNN dari Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya, SIK melalui Kapolsek Pintu Rime Gayo, Ipda Abu Sajarah, Senin (27/4/2020) melalui sambungan telepon dari Pintu Rime Gayo.

"Benar pak, kemarin sore menjelang waktu berbuka, jalan tersebut putus total, ada dua orang kakak beradik yang terseret arus bersama sepeda motornya. Mereka ini baru pulang membeli penganan untuk berbuka puasa. Korban baru ditemukan pagi tadi, dalam kondisi selamat," ujar Abu Sajarah kepada AJNN.

Saat ini kedua korban tersebut sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Muyang Kute, Bener Meriah, usai dievakuasi dari lokasi kejadian. Sebelum dirujuk ke RSUD Muyang Kute, kedua korban sempat mendapatkan penanganan di Puskesmas Singgah Mulo.

Secara rinci Abu Sajarah mengatakan bahwa kedua korban berangkat dari rumah untuk berbelanja kebutuhan berbuka ke Blang Rakal. Saat itu hujan lebat. Sampai di lokasi aspal jalan sudah retak dan agak turun. Namun korban merasa jalan tersebut masih bisa dilewati. Saat dilewati terjadilah longsor, sehingga kedua korban yang mengunakan sepeda motor Yamaha Jupiter tersebut jatuh dan terbawa arus.

Usai terbawa arus, korban yang bernama Nurul Nisa tersadar dari pingsan, namun karena malam hari tidak berani keluar dari lokasi kejadian. Nurul sempat terseret arus beberapa puluh meter ke bawah dan tersangkut di semak - semak di tepi Alur tersebut.

"Sedangkan abangnya, sampai kami tiba tadi pagi di lokasi kejadian masih pingsan," kata Abu Sajarah.

Abu Sajarah menambahkan bahwa hujan lebat mulai terjadi di wilayahnya sejak pukul 14.00 Wib, sampai menjelang magrib. Kondisi ini yang mungkin mengakibatkan jebolnya gorong - gorong yang berada di bawah jalan tersebut. Untuk saat ini kondisi air sudah kembali surut.

"Jadi di bawah jalan itu bukan sungai, hanya alur kecil yang terdapat gorong - gorong. Karena gorong -gorong tersebut tersumbat maka air naik atas dan menghancurkan badan jalan," ujar Abu Sajarah.

Sebenarnya semalam menurut Abu Sajarah, ada 2 titik kejadian jalan putus di rusa jalan yang sama, namun tempat terseretnya korban merupakan yang terparah sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. Sedangkan satu kejadian lagi adalah longsor di Uning Emas.

Pada hari yang sama, Minggu 26 April 2020 pukul 17.30 wib kejadian longsor juga di dusun Arul Gading kampung Arul Gading, Pintu Rime Gayo, Bener Meriah. Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah milik Tiyardi (49) tertimpa tanah longsor di bagian dapur, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk sementara korban sementara tinggal di rumah Rahmatsyah di dusun yang sama.

Komentar

Loading...