Unduh Aplikasi

Kajari Pijay Beri Sinyal akan Ungkap Kasus Korupsi

Kajari Pijay Beri Sinyal akan Ungkap Kasus Korupsi
Bupati Pidie Jaya menandatangani pakta zona integritas menuju WBK dan WBBM yang disaksikan oleh Kajari Pidie Jaya, Mukhzan. Foto AJNN/Muksalmina

PIDIE JAYA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya tidak menargetkan pengungkapan kasus korupsi disetiap tahun. Namun, instansi penegak hukum itu memberi sinyal akan ada pengungkapan kasus korupsi pada tahun 2020 di Kabupaten Pidie Jaya.

Hal itu dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pidie Jaya, Mukhzan kepada AJNN usai acara pencanangan pembangunan zona intregritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Kejaksaan Negeri Pidie Jaya di kantor Kejari setempat, Selasa (2/6).

“Target kasus korupsi tidak ada, tapi selaku instansi penegak hukum yang menangani korupsi, setiap indikasi yang menimbulkan penyimpangan keuangan negara itu tetap kami pelajari. Dan muda-mudahan pada tahun 2020 ini ada produk-produk (kasus korupsi) dari kami. Cuma karena persoalan Covid-19 ini menjadi sedikit terkendala,” kata Mukhzan.

Disamping itu, Mukhzan menjelaskan pembangunan zona integritas WBK dan WBBM untuk mengikuti perkembangan zaman industri 4.0.

Perubahan yang dibuat untuk menuju zona integritas tersebut adalah dengan menyediakan ruang layanan publik ramah terhadap penyandang disabilitas, anak-anak, ibu hamil, serta alur pelayanan yang mudah. Pihak Kejari Pidie Jaya juga menyediakan monitor dan website yang dapat diakses oleh seluruh pihak untuk mendapat informasi.

Kejari Pidie Jaya juga menyediakan satu unit kendaraan untuk menjemput saksi yang akan memberikan keterangan baik dipersidangan maupun ketika penyidikan. Hal tersebut supaya mempermudah saksi yang terkendala dengan transpotrasi.

“Dengan pembangunan zona WBK dan WBBM ini, nanti masyarakat langsung dapat mengakses atau melihat langsung jadwal sidang, saksi-saksi yang akan dihadirkan melalui tv informasi ataupun wabsite resmi kami,” jelasnya.

Pencanangan zona integritas di lingkungan Kejari Pidie Jaya tersebut ditandai dengan penandatangan pakta intergritas oleh Kajari Pidie Jaya, Mukhzan, Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas, Ketua DPRK Pidie Jaya, A Kadir Jailani, Ketua PN Pidie Jaya, M Jamil, Dandim 0102 Pidie/Pidie Jaya, Letkol Arm Wagino, Wakapolres Pidie Jaya, Kompol Burhanuddin dan Ketua Mahkamah Syar'iah, Mahfuddin.

Komentar

Loading...