Unduh Aplikasi

Kajari Lhokseumawe: Pertemuan dengan Wali Kota Tak Ada Kaitan dengan Proyek Batu Gajah

Kajari Lhokseumawe: Pertemuan dengan Wali Kota Tak Ada Kaitan dengan Proyek Batu Gajah
Proyek pembangunan pantai Cunda Meuraksa Lhoksemawe tahun anggaran 2020, sudah dipenuhi pohon. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE – Kepala Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Mukhlis membenarkan Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya dan Dinas PUPR datang ke Kantor Kejaksaann setempat.

Akan tetapi, menurutnya itu tidak ada kaitannya dengan dugaan proyek fiktif batu gajah Cunda-Meuraksa.

“Kok pertemuan, itu salah. Saya pejabat publik kalau ada yang datang ke kantor, apa harus saya tolak,” kata Mukhlis saat dikonfirmasi AJNN, melalui pesan WatsApp, Kamis (28/1).

Lanjut Mukhlis, kedatangan Wali Kota Lhokseumawe, Sekretaris Daerah, Kadis PUPR secara tiba-tiba ke kantor Kejari Lhokseumawe sebagai pejabat publik, dan dirinya mengaku tidak mungkin menolak tamu yang berkunjung.

Baca: Pertemuan Kajari dengan Pihak yang Dilidik Berpotensi Melanggar Kode Prilaku Jaksa

“Lagian kami sedang menyelidiki kasus dengan asas praduga tak bersalah. Apakah saya menutup diri dengan pemerintah kota,” ujar Mukhlis.

Lanjut Mukhlis, padahal fungsi Kajari cukup besar untuk pembangunan kota tersebut. Namun, jika memang mereka sudah jelas sebagai tersangka atau terdakwa, itu baru pasti melanggar kode etik, jika dilakukan pertemuan.

“Dan tidak ada kok rekanan yang datang,” sebut Dosen Pascasarjana Fakultas Hukum Unimal tersebut.

Mukhlis menyebutkan, hingga hari ini pihaknya dan tim tetap konsisten dalam penanganan kasus proyek Cunda-Meuraksa tersebut.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...