Unduh Aplikasi

Kadivpas Kemenkumham Aceh: Pemindahan Napi Demi Keamanan di Lapas  

Kadivpas Kemenkumham Aceh: Pemindahan Napi Demi Keamanan di Lapas  
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Aceh, Edi Hardoyo. Foto: Tommy.

BANDA ACEH - Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Aceh, Edi Hardoyo mengatakan pemindahan 58 orang narapidana yang menghuni di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A, Banda Aceh dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lapas.

"Karena dianggap rawan terhadap keamanan, maka mereka kita pindahkan," kata Edi Hardoyo, Jumat (26/1).

Dikatakannya, ke 58 narapidana yang dipindahkan tersebut yang ikut serta mendukung Gunawan Cs dalam melakukan aksi pengrusakan dan pembakaran di Lapas Kelas II A Banda Aceh. Mereka narapidana narkoba dengan masa tahanan berbeda-beda.

Baca: 58 Napi Terlibat Kerusuhan Lapas Lambaro Dipindah ke Tanjung Gusta

Selama ini, kata Edi dari awal pihak Kapalas Klas II A Banda Aceh mulai membenahi para penghuni lapas yang disinyalir banyak sekali pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan. Bahkan, petugas Lapas tidak mampu menertibkan dan mencegahnya.

"Selama ini para napi sering keluar masuk tahanan, bahkan petugas sipir tidak mampu lagi untuk mencegahnya. Kejadian ini sudah berlangsung lama," ujarnya.

Ia juga menyebutkan kejadian rusuh di Lapas Lambaro Banda Aceh disebabkan adanya oknum napi yang tidak senang atas pemindahan mereka.

"Benturan itu terjadi akibat petugas memperketat aturan, kepentingan napi terhambat, jadi mereka merasa tidak nyaman dengan aturan yang dibuat," katanya.

Saat ini, situasi pasca kerusuhan yang terjadi di Lapas Lambaro Banda Aceh sudah kondusif, bahkan sejumlah ruangan yang dirusak dan dibakar sudah diperbaiki. Meski begitu pihaknya untuk sementara waktu tidak melakukan redistribusi napi ke Lapas Lambaro.

"Biasanya, rutan maupun lapas yang overcapasity seperti di Lapas Lhokseumawe dipindahkan ke lapas yang belum overcapasity. Namun, dengan kejadian rusuh kemarin maka kami tidak lakukan pemindahan napi ke Lapas Lambaro sampai menunggu betul-betul kondusif," ungkapnya.

Komentar

Loading...