Unduh Aplikasi

Kadispora Aceh Diduga Kutip Uang Rp 2 Miliar dari PPTK untuk Diserahkan ke DPRA

Kadispora Aceh Diduga Kutip Uang Rp 2 Miliar dari PPTK untuk Diserahkan ke DPRA
Euro 427528 1280
BANDA ACEH -  Sejak dua hari lalu, sejumlah pengguna media sosial facebook di Aceh membicarakan dugaan Kadispora Aceh Iskandar Zulkarnaen meminta uang Rp 2 Miliar dari Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk diberikan kepada DPRA.

Informasi tersebut pertama muncul setelah seseorang mempertanyakan informasi tersebut kepada Wakil Ketua DPR Aceh, Teuku Irwan Djohan melalui akun facebooknya.

Pertanyaan itu diposting pada Kamis (8/10).

"Bang, abangkan di DPRA, kami ingin tau, Kadispora ngemis duit ke PPTK untuk ngumpulin recehan Rp 2.000.000.000 yg akan diberikan untuk anggota dewan yg mengemis ke kadispora. bener ga bang, karena ribut nih di kantor Dispora Aceh, gara-gara si Kadis. Apa ini karena dia dapat jabatan beli, makanya harus 'nyetor'. Mohon penjelasannya bang. Atau abang tanya aja sama Kadispora. Uang itu untuk setor ke siapa di DPRA. Terima kasih bang, mohon investigasinya atas kasus ini," tulis orang tersebut di Facebook Teuku Irwan Djohan.

Mendapat pertanyaan itu, Teuku Irwan Djohan dalam akun facebooknya menjawab dengan mengatakan dirinya belum mengetahui informasi pasti terkait isu tersebut.

Namun, Irwan Djohan mengatakan akan menelusurinya dengan mempertanyakan ke Ketua DPRA, Sekwan dan anggota DPRA.

Dalam jawaban yang dipostingnya, Irwan Djohan juga mengaku pernah mendapat pertanyaan yang sama dari slah satu staf Dispora Aceh beberapa hari sebelumnya.

"Beberapa hari yg lalu juga sudah ada staf Dispora Aceh yg menanyakan hal yg sama kepada saya lewat Facebook juga... Katanya Kasie-Kasie di Dispora Aceh sedang kalang kabut dan ribut sampai semua staf jadi tau, bahwa Pak Kadis meminta para bawahannya mengumpulkan uang sampai 2 milliar untuk disetor ke DPRA.

Saya bingung mau jawab apa, karena gak pernah mendengar apalagi mengetahui soal ini... Yang minta 2 miliar itu siapa? Lembaga DPRA kah? Atau individu anggota DPRA? Dan yg diminta 2 milliar itu dalam bentuk apa? Uang tunai kah? Lalu alasannya meminta 2 milliar itu apa?

Saya tidak tahu soal ini... Nanti akan saya cari informasi ke Ketua DPRA, Sekwan dan anggota DPRA... Ada apa sebenarnya? Apakah memang DPRA ada meminta 2 milliar? Jika ada, siapa? ... Atau jangan-jangan ada pihak yg "bermain" dengan membawa-bawa nama DPRA.

Jika memang ada pihak yg "bermain" untuk keuntungan pribadi, akan kita minta pihak yg berwajib untuk menelusuri dan membongkarnya... Jika memang Pak Kadispora merasa diperas oleh oknum tertentu di DPRA, sebaiknya Pak Kadispora mengambil jalur hukum, laporkan ke kepolisian, agar masalahnya terungkap dan oknum tersebut diminta keterangan dan pertanggungjawabannya.

Saya sendiri sudah lama sekali tidak ketemu dengan Kadispora, terakhir ketemu waktu upacara Haornas (Hari Olahraga Nasional) di halaman kantor gubernur," tulis Teuku Irwan Djohan.

| AJNN

Komentar

Loading...